Resentment
Dari tiap orang yang kita temui, semua kejadian yang pernah kita rasakan pahitnya, manisnya, akhirnya meninggalkan bekas, yang kita gatau kapan hilangnya; atau membekas selamanya.
Sepertinya sakit hati adalah hal wajib yang harus dirasakan semua orang, termasuk aku juga hehe.
Sakit hati ini ngga harus tentang cinta kok, bisa aja kamu dikecewakan sama temanmu, orangtuamu, atau kamu direndahkan atau suatu masalah yang membuat kamu ‘sakit’ dan ‘sulit mengikhlaskan’.
Andaikata aku, atau kamu, adalah orang yang berhati besar, tentu pintu untuk memaafkan sangat mudah terbuka, separah apapun yang orang lain lakukan kepada kamu. Tapi gimana kalo kamu dendaman?
Gimana caranya maafin orang yang udah jelas2 bikin kita sakit hati?
Aku sedang berusaha mengubah mindsetku, kalau orang yang jahat sama aku bukan ‘orang jahat’, tapi ‘orang baik yang melakukan kesalahan’. Toh, kita juga manusia, pasti pernah ngelakuin kesalahan.
Tapi kalau kesalahan itu diulang terus gimana?
Pergi.
Pergi,
Kamu gabisa terus berhubungan dengan orang yang gaakan menghargaimu.Itu adalah kekurangan dia, kalau kamu siap menerima kekurangannya yang ujung2nya bikin kamu sakit hati, ya gapapasih. Tapi aku sih ga kuat wkwkkw
Minta maaf gapernah, hanya berharap bisa seperti dulu. Dunia tidak bekerja seperti keinginan orang-orang yang egois.
Tapi kamu punya pilihan, untuk melupakan dan pergi. Kamu berhak bertemu orang-orang yang bisa mengajakmu ikut bahagia dan menghargaimu, bukan orang yang terus melakukan kesalahan yang sama dan menganggap kamu bisa menerimanya apa adanya.
Remember your worth, letting go, and be happy.💜
