Why do I love taking pictures ?

Another "SECRET OF LIFE" and another "PRESENT ON EARTH" from the east Indonesia...Kupang, Oesapa, Kolbano, Batun, Nununamat, Soe, Oenesu, Oehala - NTT, I’ve just done. This was about two years ago when I first time visited the wondeeful place at the eastern part of Indonesia.

Tunggu dulu, sebelum anda membaca dan mulai kebingungan (semoga jangan ☺) aku ingin memulainya dengan ucap Terimakasih kepada Tuhan sang Tuan Bumi, atas pengalaman baru ini.

Ini tidak seperti yang kamu bayangkan seputar wejangan-wejangan bijaksana tentang rahasia untuk menjalani hidup yang baik. Tidak sama sekali. Malah aku berharap tidak perlu ada kerut dikeningmu saat kamu dengan tidak sengaja membaca tulisan ini. Sengaja kuberi judul "Secret Of Life" sesuai dengan nama dari seri proyek pribadi yg telah, saat ini dan akan masih kukerjakan entah sampai kapan seputar dunia potret memotret....

Semenjak menggemari kegiatan membidik gambar atau bahasa seninya fotography, aku semakin banyak ingin melakukan proyek pribadi, apa saja akan kuusahakan, tak peduli kata orang lain, dinilai baik atau sebaliknya, toh sepengetahuanku setiap hasil bidikan itu selalu mempunyai keindahan dan keunikan sendiri-sendiri, ini tak jauh seperti halnya masalah selera saja, aku suka pedas tapi temanku senangya yang gurih, ya kira kira demikian kerelatifannya. Jadi apapun itu, intinya yang kurasa setara dengan perasaanku akan kuabadikan dalam lensa kamera. Agak egois yah....haha. Maaf...

Sesungguhnya alasan lain yang agak sentimentil (Iya, sentimentil...) mengapa aku sangat menyukai kegiatan ini ialah sebab banyak sekali sebenarnya hal yang hendak diceritakan, tentang matahari, tentang malam dan pagi, tentang angin juga pepohonan, tentang air dan manusia, banyak sekali. Namun keseringannya ia beku sebatas rasa dan kalimat yang diam dalam pikiranku. Mungkin memang belum masanya diceritakan dalam ucapan, karena aku tidak begitu mempunyai kepandaian bertutur kata. Atau pada lembaran goresan tangan, huhh...sayangnya aku juga tidak lihai menyusun kata-kata menjadi paragraf yang indah untuk dibaca...

Lalu gayung bersambut dan ini yang harus patut kusyukuri, dikarenakan ketidakahlianku bercerita dan menulis kata, maka kegiatan bidik membidik gambar ini menjadi sangat membantu. Saat ingin mengutarakan sesuatu atau bercerita mengenai segala hal dari dalam dan luar atau rasa dan perasaan, aku dapat melakukannya dengan fotography. Intinya, bidik saja sesuai rasa yang diingini, perkara bagus atau sebaliknya itu urutan kesekian. Just shot and make your own beauty. Hehehe cukup...!! Kurasa ini sudah kepanjangan....

Walah-walah...sudah keranjingan rupanya....! Ahh sudahlah...lebih baik jangan tergesa, biarkan dia mengendap dalam-dalam pikirku selama ini. Ibarat butir mutiara yang diam didalam perut kerang semakin lama diendap semakin gemilang kilauannya, dan atau seperti tetes sari buah anggur, disimpan berpuluh-puluhan tahun tanpa pernah disinari matahari, semakin lama ia disana semakin bernilai cita rasa dan khasiatnya. Tak perlu ditanya, mereka dinanti dan diburu semua orang, tentunya bagi mereka dengan jumlah uang yang banyak tak akan memperkarakannya sekalipun dengan harganya yang selangit. Demikianlah cerita itu, demikianlah rahasia hidup itu. Ahh...sudahlah, ini harus diberhentikan sekarang. Stopp....!! Nanti semakin ngalor ngidul pikiran sempit ini..... Horas...

*oh ia...terimakasih kusampaikan kepada bung Aminadab Tefbana dan Ka' Marya Ningsih, juga terimakasih untuk Surga Kecil di sudut timur Tanah Air, terimakasih telah membantu dalam mewujud nyatakan proyek pribadi yg telah lama kupikir kembangkan ini. 👍👏