mengalami paska

saat menatap kepala berdarah dengan sekejap
ku adalah debu
debu yang remah 
rindu jadi batu penjuru
pada keluh yang terucap lirih mengemis sekeping iba 
yang tidak pantas kumiliki
Ia hanya memanggil Eloi 
di nafas terakhir 
sedangkan aku di babak drama kesekianku


kemudian petang 
berubah pagi
dalam gelap sinar baru terang menyeruak abadi
mengunci peti, membebaskan semua kandang, 
syukur hanya setengah kumadahkan
setengah lagi hinggap menunggu di ujung kebodohan
sekali lagi di paska ini
aku belum mati
pun belum siap terpenuhi
aku masih hidup
hidup untuk terus mencari

Menemukan / ditemukan di penghujung Paskah, April 2017