Tak Terbayar

Ku dengar dulu tomboi belagu
Tualang bebas juga serdadu
Menyimak dan memasak kata
Lewat luas tebal kacamata

Rumah di balik palung gunung
Artinya tanpa pagar halang
Isi kepala anak perempuan itu
Tinggi lebar seperti cakrawala

Menanggapi diskusi tanya liar
Menularkan hidup berhasrat
Selalu bertolak ke tempat yang lebih dalam, 
Duc In Altum katamu

Kau bertulang punggung baja
Seorang peziarah yang kakap
Pengabdi luhur namun lentur
Petapa yang mencapai Mudra

Ini hari mu, Ibu. Terima kasih.
Jangankan menari di ombakku,
bahkan aku masih tak bisa, menilai yang tak terbayar.

(Selamat hari ibu untuk ibuku, Mei 2017)
One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.