DONALD TRUMP DAN DODOL

Karena kesal selalu kalah debat dengan Hillary Clinton, si Donald Trump berpikir keras mencari “amunisi” untuk menyerang Hillary. Kebetulan eh kebetulan pas bangun pagi tadi ia melihat berita demo anti Ahok di satu channel tv. “Aha!”Katanya, seolah olah dia sudah menemukan ide paling jenius sejagad,”Akhirnya aku punya bahan untuk menyerang si Hillary”

Trump: “hill, kamu ituuuuu….KAFIIIIIRRRR!!!!”

Hillary: “Yeee ngaca dong, jangan kafir bilang kafir! Kamu juga kafir dodol! Kamu udah kafir…bodo lagi! Mending aku, kafir tapi intelek”

Trump: “wait wait, hill, kamu bilang apa tadi? Kafir dodol? Wow bagus tuh buat brand dodol baru. KAFIR DODOL! Wah keren keren. Harus aku buat nih, buat lini bisnis oleh olehku yang baru.Taglinenya kayaknya ini aja deh: Dodol yang tidak berambisi menjadi pemimpin pasar. Karena apa hill????”

Hillary: karena kafir tidak bisa jadi pemimpin!!!

Trump: Yes!!! Kamu memang smart hill.Udah deh kamu aja yang jadi presiden amerika. Aku kok tiba tiba gak minat lagi. Lebih baik segera eksekusi mewujudkan ide membuat KAFIR DODOL. Makasih hill atas idenya

Dan merekapun bersalaman.

Amerikapun berjaya lagi. Secara tidak langsung berkat TV one yang menayangkan berita demo anti Ahok dan kebetulan dilihat Donald Trump di suatu pagi.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.