THE EXPANSION OF FREEDOM

“ Kami adalah kaum yang ALLAH muliakan dengan ISLAM. Maka, jika kami menginginkan kemuliaan selain dengan ISLAM, pasti ALLAH akan menghinakan Kami.” (Umar Ibnu Khaththab r.a)
Seks bebas ! Budaya hewan ini telah lama dikampanyekan semenjak bumi ini dipeluk erat ole ide-ide liberal yang getol melakukan ekspansi/perluasan kebebasan (The Expansion of Freedom). ide yang menganggap bahwa manusia sudah sewajarnya mengejar kebahagiaan yang ada dikepalanya tanpa heran kalau urusan pelampiasan nafsu, bisa dilakukan dimana saja, kapan saja, dengan siapa saja dan apa saja. bukan cuman dengan lawan jenis tapi juga dengan sesama jenis.
Orenji Shoku no Orenji o tabetel (Jeruk, Makan Jeruk)
“Sepertinya sejak awal memang gue sudah punya ketertarikan dengan Cewek deh. seingat gue, waktu kecil gue suka lari-lari ngejar cewek. heheheh” Bisa dibilang si Imel (Nama disamarkan) beranggapan bahwa kalau dirinya punya nature sebagai Homoseksual.
Kemudian seiring dengan waktu , serta melalui berbagai pertimbangan, Imel juga me-nuture diri hingga akhirnya dia bisa menerima dan mengakui dirinya sebagai penyuka sesama jenis. Kalau ada yang tanya kenapa Imel mau menjadi lesbi, jawabannya adalah : “ Because I’m Happy having relationship with a girl. Happy secara fisik dan batin.” ungkapnya.
Secara ilmiah disepakati bahwa tidak ada penyebab utama dari Homoseksualitas. “Tidak ada jawaban yang pasti apakah homoseksual dilahirkan (nature) atau dipelajari (nurture).” menurut psikolog A. Kasandra Putranto.
Kalau melihat kasus si Imel tadi, nampaknya kita yang normal pasti akan geleng-geleng kepala, gimana nggak? jelas-jelas apa yang telah diungkapkan Imel benar-benar sangat mengganggu kestabilan emosi orang-orang yang beriman. Secara tidak langsung si Imel sudah menuding Allah sudah membuat dia menjadi seorang lesbian. Terang-terangan si Imel bilang, kalau mungkin aja kalau dia murni emang sudah dari sananya ditakdirkan menjadi seorang lesbi. Astagfirullahhal ‘adzim..
Menurut persepsi Saya mestinya Imel dan kaumnya itu harus berfikir bahwa menjadi seorang lesbi atau gay itu adalah pilihan mereka, bukan given atau paksaan dari Allah Subhanahuwa Ta’ala. So, dia yang harus tanggung jawab akan pilihannya. Jangan salahin Allah kalau di akhirat nanti dosa akan perilaku mereka yang seperti itulah yang akan mengantarkannya kedalam pintu neraka.
Propaganda kaum Kapitalis sudah tidak bisa dibantah lagi menurut Saya, Kenapa? Karena Saya Yakin, tindakan Homoseksual itu tidak berasal dari Nature Life, akan tetapi di pengaruhi oleh beberapa Faktor, Syaiton tidak akan mungkin berhenti untuk berstrategi untuk menggoda umat manusia (sesuai janinya di Al-Qur’an), mereka akan selalu merencanakan strategi baru, salah satunya menurut Saya ialah propaganda melalu Pacaran, bukankah begitu? era sekarang, kalau tidak pacaran kita dianggap kuno, kolot, ketinggalan zaman, nah dari kejadian serta siklus pacaran itulah akan terjadi dimana fase kecewa, yang akhirnya meneumbuhkan rasa tidak percaya lagi terhadap lawan jenis, lalu mereka para Kaum Homoseksual memustuskan untuk mencintai sesama jenis, tidakkah kita sadar akan siklus pacaran? menurut Saya itu sangat mengerikan. Bukankah ALLAH sudah menegaskan dalam, Q.S Al-Isra : 32 “ Dan janganlah Kamu endekati zina, (zina) itu sungguh perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk?.”. 
Maka, akankah kita tetap bersikap apatis terhadap Propaganda Kaum Kapitalis?

MENGENAI KEADILAN ALLAH SWT : 
Teramat picik jika kita bisa mengatakan Allah SWT itu nggak adil. Allah SWT itu bersifat Al-‘Adlu (Yang Maha Adil), Dia menciptakan manusia (laki-laki dan perempuan) pada penciptaan yang sangat sempurna. Allah SWT berfirman : 
“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (ISLAM) sesuai fitrah ALLAH disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah SWT. (Itulah) Agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia itu tidak mengetahui.” (Q.S. 30;30).
So, sebuah kemustahilan jika ALLAH berbuat sengaja menciptakan produk gagal dan berbuat zhalim. Manusialah yang maha bodoh jika memelihara persepsi yang demikian. Astagfirullahhal ‘adzim…
MENGENAI FITRAH :
Jangan jadi orang kebelinger, nantangin aturan (ketetapan) yang sudah ALLAH turunkan dengan jelas. Untuk apa ALLAH menciptakan manusia itu berpasang-pasangan (laki-laki dengan perempuan), ya tentu saja untuk mengakomodir gharizah nau’ (naluri melestarikan jenis) yang ada pada manusia, ALLAH SWT berfirman : 
“Dan diantara tanda-tanda kebesaranNya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya. Dan dia menjadikan diantara kamu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran ALLAH) bagi kaum yang berpikir. (Q.S. 30:21).
Perlu diketahui bahwa, Dari jenismu sendiri, maksudnya adalah layaknya Hawa yang tercipta dari tulang rusuk sebelah kiri Adam As. Agar cenderung dan merasa tenteram kepadanya, ya kita punya kecondongan naluri untuk suka pada lawan jenis, bukan sesama jenis. begitulah fitrah-Nya, sunatullah-Nya, agar kita merasa tenteram dan aman.
LAKNAT ALLAH SWT DAN SANKSI, AS THE PROTECTOR OF UMMAH :
Ingatlah azab ALLAH bagi kaum yang ingkar terhadap ayat-ayatNya. Perilaku Homoseksual adalah tindakan yang sangat keji dan jahat dimataNya. ALLAH berfirman:
“Maka, tatkala datang azab Kami, Kami jadikan Negeri Kaum Luth itu diatas kebawah (Kami balikan) dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi. Yang diberi tanda oleh Tuhanmu dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang-orang yang zalim.” (Q.S. 11 : 82-83).
Syaikh Abdurrahman Al-Maliki dalam buku Sistem Sanksi dalam ISLAM, menerangkan bahwa hukuman bagi pelaku Homoseksual (Gay atau Lesbi) adalah hukuman mati bagi yang akan menjadi penebus dosa (jawabir) baginya di akhirat sekaligus menjadi pencegah (jawazir) bagi orang lain untuk berbuat sama. Hanya dengan menjadikan Syari’ah Islam sebagai aturan dalam istitusi Daulah Khalifah kita semua bisa terjaga, damai, dan hidup sejahtera, Karena Negara akan sangat keras dan tegas memberlakukan sanksi bagi Warga Negaranya yang berani melakukan tindakan yang tidak di Ridhoi oleh ALLAH SWT, termasuk Homoseksual, Maka? WASPADAI EKSPANSI SEKS BEBAS !!!

Show your support

Clapping shows how much you appreciated Silva Intan’s story.