XAMPP dan 4 tipe error dalam PHP

PHP adalah salah satu bahasa pemrograman server side yang paling banyak digunakan dalam pengembangan web. Bahkan jika kita lihat lowongan2 pekerjaan pemrograman , bahasa PHP termasuk paling banyak ditemui info lowongannya. PHP adalah bahasa pemrograman web yang sedang populer saat ini . Website kelas dunia seperti Facebook yang didirikan oleh Mark Zuckerberg dan WordPress yang didirikan oleh Matt Mullenweg pun dikembangkan dengan bahasa PHP.

PHP termasuk dalam kategori pemrograman yang tidak sulit untuk dipelajari, terbukti banyak yang bukan background IT namun bisa otodidak belajar PHP. asal ada sedikit kemauan dan konsentrasi kita semua bisa belajar PHP bahkan menguasainya.

Artikel kali ini penulis akan membahas sedikit again-bagian penting pada XAMPP dan beberapa point kesalan penting yang penulis alami selama belajar pemrograman PHP.

Berikut beberapa bagian-bagian pentingnya:

1. Htdocs

Htdocs merupakan sebuah folder penyimpanan web server untuk halaman — halaman web yang sudah dibuat dan nantinya akan ditampilkan. Baik pada web server yang asli maupun XAMPP bentuk Htdocs-nya sama namun yang berbeda adalah di kapasitasnya. Karena XAMPP menggunakan penyimpanan internal komputer maka kapasitasnya menyesuaikan komputer anda. Sedangkan pada hosting berbayar kapasitas yang disediakan mengikuti ketentuan yang dibuat.

2. phpMyAdmin

phpMyAdmin merupakan suatu software khusus untuk mengelola administrasi MySQL. Jika pada Htdocs menyimpan file — file tampilan web anda maka di phpMyAdmin ini terdapat semua database yang anda gunakan untuk keperluan website.

3. Control Panel

Sesuai dengan namanya, di Control Panel ini anda dapat mengontrol atau mengendalikan XAMPP dengan lebih efektif, mulai dari mengatur setting website, database, dan masih banyak lagi. Dalam dunia hosting lebih dikenal istilah CPanel.

Itulah penjelasan mengenai pengertian XAMPP beserta fungsi dan bagian-bagian penting yang terdapat pada XAMPP. Dengan adanya software ini, web developer dapat dengan mudah membuat dan mengolah suatu website, entah itu website personal maupun perusahaan. Keberadaan XAMPP ini sangat membantu, terlebih software ini berlisensi GNU dan dapat anda download secara gratis.Selain sebagai web server, XAMPP juga menunjang beberapa Bahasa pemrograman khusus dalam website yakni PHP, MySQL dan Perl. PHP merupakan suatu Bahasa yang sering digunakan oleh programmer khusus Back End karena memang lebih mengutamakan logika dibanding tampilan, beda halnya dengan HTML atau CSS. Oleh karena itu script PHP tidak akan terlihat dalam tampilan website anda.

Sedangkan funsi Xampp itu sendiri, antara lain:

Selain sebagai web server, XAMPP juga menunjang beberapa Bahasa pemrograman khusus dalam website yakni PHP, MySQL dan Perl. PHP merupakan suatu Bahasa yang sering digunakan oleh programmer khusus Back End karena memang lebih mengutamakan logika dibanding tampilan, beda halnya dengan HTML atau CSS. Oleh karena itu script PHP tidak akan terlihat dalam tampilan website anda. Sampai saat ini sudah terdapat PHP versi 5.5.0.

MySQL merupakan suatu software yang digunakan untuk mengelola SQL (Structured Query Language). Bahasa ini biasa digunakan untuk keperluan database khusus pada website. Pengelolaan database yang dimaksudkan adalah untuk menambah data, mengubah, menghapus dan lain — lain. Keberadaan MySQL juga biasanya identic dengan Bahasa PHP.

Selanjutnya adalah tools bernama Perl. Bahasa pemrograman yang satu ini tidak hanya digunakan untuk pengelolaan website saja namun juga dalam berbagai hal, juga merupakan salah satu Bahasa pemrograman versi jadul namun tetap bisa eksis sampai sekarang. Perl pertama kali dikenalkan pada tahun 1987 dimana saat itu masih menggunakan Unix.

Seperti bahasa pemrograman lainnya, PHP juga punya mekanisme penanganan kesalahan dengan menampilkan pesan-pesan kesalahan sesuai jenis kesalahannya. Paling tidak ada 4 jenis tipe galat (error) pada PHP, diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Parse Error (Syntax Error)
  • Fatal Error
  • Warning Error
  • Notice Error

1. Parse Errors (syntax errors)

Parse Error ini terjadi jika ada kesalahan sintaks dalam script dan pesan kesalahan akan muncul pada outputnya ketika dijalankan. Parse error akan menghentikan proses eksekusi script. Ada banyak alasan ketika terjadinya parse error di PHP. Alasan umum pada parse error adalah sebagai berikut:

  • Kutipan yang tidak ditutup
  • Kelebihan atau kekurangan tanda kurung
  • Kurung kurawal yang tidak ditutup
  • Kurang titik koma

Contoh :

Output :

Pada kode di atas kita tidak menuliskan titik koma di baris kedua. Ketika itu akan ada terjadinya parse error atau sintax error yang menghentikan eksekusi script, seperti pada gambar berikut:

2. Fatal Errors

Fatal error terjadi ketika PHP mengerti kode yang telah ditulis, namun apa yang diminta oleh kode tidak dapat dilakukan. Fatal error akan menghentikan eksekusi script. Jika Kamu mencoba untuk mengakses fungsi yang belum didefinisikan, maka outputnya adalah fatal error.

Contoh :

Output :

Pada kode di atas kita mendefinisikan fungsi fun1() tapi kita memanggil fungsi lain yaitu fun2() yang mana belum terdefinisi. Seperti pada gambar berikut:

3. Warning Errors

Warning error tidak akan menghentikan eksekusi dari script. Alasan utama dari warning error yaitu menyertakan file yang tidak ada atau mengisikan jumlah parameter yang tidak pas saat memanggil suatu fungsi.

Contoh :

Output :

Pada kode di atas kita menyertakan file welcome.php, namun bila file tersebut tidak ada dalam direktori, maka akan muncul warning error. Tapi hal itu tidak akan menghentikan eksekusi script. Anda akan melihat pesan Warning Error!!diikuti pesan warning error, seperti pada gambar berikut:

4. Notice Errors

Notice error sama hal nya dengan Warning Error yaitu ketika terjadi notice error eksekusi script tidak akan berhenti. Notice Error akan terjadi ketika kita mencoba untuk mengakses variabel yang belum didefinisikan.

Contoh :

Output :

Pada kode di atas kita mendefinisikan variabel yang bernama $a. Tapi kita malah memanggil variabel lain yaitu $b, yang tidak didefinisikan. Sehingga akan muncul notice error tapi eksekusi dari script tidak berhenti. Anda akan melihat pesan Notice Error !!. Seperti pada gambar berikut:

Bandung, 8 November 2018