
Jika kalian merasakan ketertarikan dengan judul diatas, selamat kalian mengalami pasca sindrom patah hati. Pasca sindrom patah hati, ialah ketika kalian menyukai seseorang dan seseorang tersebut biasa-biasa saja dengan kalian. Efek dari pasca sindrom patah hati ini, ialah ketika kalian semakian bias dalam memandang dia yang kalian suka. Dimaksud bias ialah ketika kalian sering galau, dan perasaan galau tersebut mengalahkan perasaan kalian untuk mendapatkan dia.
Sehingga yang muncul ialah tidak konsitensinya tindakan anda dalam mengejar dia, tetapi malah fokus ke perasaan galau. Bisa dilihat dari kalian yang sering membuat status Galau akan tetapi tindakan kalian untuk mendekati dia “nonsens”, yang terjadi malah bisa membuat orang yang anda sukai akan merasa, status tersebut bukan untuk dia. Karena kalian ketahui sendiri di kontak sosmed kalian bukan hanya dia yang melihat. Penulis merasakan itu sendiri ketika mersakan patah hati, entah kenapa sensitifitas penulis menjadi tingkat Dewa, yang sangat disayangkan dari sensitifitas tinggi itu tidak berbanding lurus untuk mengejar dia.
Tapi memang namanya manusia , manusia suka memandang sesuatu dan disesuaikan dengan perasaanya saat itu. Ketika perasaan itu “Klik” yang terjadi kalian akan memposting di media sosial kalian, yang barangkali membuat perasaan dia tidak nyaman. Tapi tidak salah juga untuk mengunggkapkan “Klik” itu, kadangkala memang perlu adanya batasan.
Bukanya Cinta tidak perlu dipamerkan, tapi perlu tindakan‼
