Penyebab Perut Buncit dan Cara Mengatasinya / Obat Penghilang Lemak di Perut / Merampingkan Perut secara Efektif

Perut Buncit merupakan hal yang meresahkan dan menyebalkan, karena sangat berpengaruh terhadap penampilan. Dan bukan hanya itu saja, memiliki perut buncit juga kemungkinan besar dapat menimbulkan berbagai penyakit.

Sebenarnya apa saja yang menyebabkan Perut Buncit itu ?

Ada banyak faktor penyebab perut buncit, dari mulai perubahan hormon sampai kebiasaan sehari-hari yang disadari maupun yang tidak disadari. Selain membuat tidak percaya diri, perut buncit juga membuat Anda tidak nyaman dengan penampilan Anda. Tak hanya itu saja, menumpuknya lemak di perut juga dapat memicu penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, dan bahkan kanker di kemudian hari.

Oleh sebab itu, perut buncit tidak boleh disepelekan. Apalagi kondisi ini tidak hanya dimiliki oleh orang gemuk saja. Pasalnya, orang kurus pun bisa punya perut buncit, lho. Cari tahu berbagai penyebab perut buncit dan cara ampuh mengatasinya di bawah ini.

Penyebab perut buncit sangat banyak. Penyebab-penyebab tersebut terkadang kita lakukan secara sadar ataupun seringkali kita lakukan tanpa kita sadari. Menjaga bentuk tubuh yang ideal tentu bukan perkara yang mudah. Menjaga pola hidup yang sehat dan teratur membutuhkan dedikasi yang tinggi.

Berikut adalah penyebab umum dari perut buncit :

  • Jarang berolahraga
    Banyak sekali penyebab mengapa Anda bisa memiliki perut buncit. Salah satunya adalah jika Anda jarang sekali berolahraga sehingga lemak tertimbun karena otot-otot pada bagian tersebut paling jarang digunakan dan dilatih sehingga pembakaran lemak dan kalori yang terjadi di sana sangat minimal. Hal tersebut tentu akan membuat perut semakin buncit. Apalagi jika Anda hanya duduk, makan, beraktifitas di depan komputer, laptop, maupun gadget lainnya seharian.
  • Mengonsumsi makanan ringan
    Meski kelihatannya remeh, tapi keseringan nyemil juga ikut andil dalam membuat perut menjadi buncit lho. Hindarilah makanan-makanan ringan yang banyak mengandung pemanis buatan dan perasa makanan berlebihan.

Makanan ringan atau snack banyak mengandung pemanis buatan dan perasa makanan kimia yang tidak akan dicerna secara baik oleh sistem pencernaan kita. Hal ini tentu akan menyebabkan usus terganggu.

  • Makan sebelum tidur
    Apakah Anda selalu merasa lapar sebelum tidur atau tidak bisa tidur dalam keadaan lapar? Sebenarnya tubuh memang secara alami membakar sebagian timbunan lemak saat tidur, namun jika Anda tidur dalam keadaan perut penuh maka tubuh tidak akan membakar secara efisien. Hal tersebut, tentu akan semakin menambah timbunan lemak di perut. Tidak hanya makan sebelum tidur saja, bahkan berbaring ketika perut dalam keadaan kenyang dapat menyebabkan risiko terkena refluks asam lambung dan gangguan pencernaan. Hal itu terjadi karena perubahan gravitasi, sehingga tubuh tidak mampu menarik makanan di perut menuju ke bawah.

Oleh karena itu, jangan jadikan makan sebelum tidur sebuah kebiasaan. Setidaknya dua sampai tiga jam sebelum tidur. Hindarilah juga langsung berbaring usai makan. Jika memang dalam keadaan lapar sebelum tidur, konsumsilah buah-buahan yang tentu saja lebih menyehatkan.

  • Kurang tidur
    Idealnya memang orang dewasa harus mendapatkan waktu tidur 7 hingga 8 jam setiap malam. Ketika Anda tidur kurang dari jam tersebut, maka tingkat kortisol (hormon stres) akan meningkat dan menyebabkan Anda mengonsumsi makanan dengan tingkat gula yang berlebih untuk menggantikan tenaga yang tidak didapat karena kurang tidur.

Dengan tidur cukup dan berkualitas setiap malamnya, Anda dapat menyeimbangkan kadar kortisol sekaligus meningkatkan produksi leptin (hormon yang dapat membuat Anda mengontrol nafsu makan).

  • Alkohol
    Mengonsumsi alkohol berlebihan merupakan salah satu pemicu perut buncit. Minuman beralkohol tidak hanya sekadar untuk mabuk-mabukkan saja, tapi juga menyebabkan berbagai gangguan kesehatan lainnya selain perut buncit.

Alkohol mengandung gula dan kalori yang sangat banyak atau berlebihan bagi kebutuhan tubuh. Kelebihan gula dan kalori sama sekali tidak ada manfaatnya bagi tubuh. Selain itu dapat juga membuka celah bagi banyak penyakit untuk masuk ke dalam tubuh.

Apabila Anda sudah terlanjur menjadi pecandu alkohol, sebaiknya mulai kurangi kebiasaan ini sebelum kesehatan Anda terganggu.

  • Merokok
    Merokok memang dapat membantu mengurangi berat badan, tetapi hal itu juga dapat menyebabkan perut buncit. Sebagian orang beralasan bahwa mereka merokok karena takut gemuk.

Nyatanya penelitian mengungkapkan alasan yang sebaliknya. Bukannya malah kurus, perut buncitlah yang didapat. Para ilmuwan dari University of Glasgow menemukan bahwa merokok mungkin berhubungan dapat mengurangi berat badan, namun hal itu sebenarnya malah mendorong lemak menuju daerah inti tubuh yang menyebabkan perut menjadi lebih besar.

Cara Mengatasi Perut Buncit / Mengecilkan Perut Buncit

Setelah Anda mengetahui penyebab perut buncit, tentunya anda ingin mengetahu begaimana cara mengatasi perut buncit ini dan mengecilkannya. Nah, disini kami akan berikan beberapa caranya. Seperti berikut ini !

Berikut beberapa cara mengecilkan perut yang bisa Anda lakukan di rumah, antara lain:

  • Push up
    Push up adalah suatu jenis senam kekuatan yang berfungsi untuk menguatkan otot bisep maupun trisep dan juga bisa digunakan sebagai cara mengecilkan perut. Posisi awal tidur tengkurap dengan tangan di sisi kanan kiri badan. Kemudian badan didorong ke atas dengan kekuatan tangan, posisi kaki dan badan tetap lurus atau tegap.

Setelah itu, badan diturunkan dengan tetap menjaga kondisi badan dan kaki tetap lurus. Badan turun tanpa menyentuh lantai, naik lagi dan dilakukan secara berulang. Cara mengecilkan perut ini efektif, lemak yang ada di perut Anda bisa lebih cepat terbakar, lakukan secara rutin minimal 15–20 menit setiap harinya.

  • Tidur teratur
    Cara mengecilkan perut lainnya adalah tidur yang cukup. Usahakan jangan tidur terlalu larut malam, biasakan untuk tidur secara normal dan bangun pagi-pagi sesuai dengan kebiasaan Anda setiap waktu. Tidur yang ideal adalah antara 6 sampai 8 jam sehingga tubuh cukup istirahat.
  • Kurangi garam
    Bagi beberapa orang yang suka dengan makanan-makanan dengan bumbu yang kuat, cara mengecilkan perut yang satu ini terbilang sulit karena membatasi asupan garam dalam setiap makanan Anda.

Makanan yang mengandung banyak garam tidak baik dikonsumsi, karena garam mengandung natrium–zat yang disukai air yang membuat retensi cairan dalam tubuh akan meningkat. Dampak lainnya, hal ini akan menyebabkan perasaan lesu, penampilan yang lebih gemuk, cairan tubuh berpindah dari aliran darah ke kulit dan penambahan berat badan dari air.

  • Hindari alkohol dan perbanyak makanan berserat
    Jangan mengonsumsi alkohol dan perbanyaklah mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi serat adalah cara mengecilkan perut yang harus Anda lakukan. Makanan berserat dapat Anda dapatkan pada sayur dan buah. Dengan asupan serat yang baik maka hal itu akan melancarkan sistem pencernaan.

Pada umumnya, minuman beralkohol seperti bir mengandung banyak kalori. Jika Anda meminumnya, lever akan bekerja membakar alkohol dan bukan lemak sehingga perut pun semakin membuncit

Guna mencegah terjadinya timbunan lemak di perut, sebaiknya utamakan juga konsumsi lemak tak jenuh yang bisa didapatkan dari ikan dan alpukat. Pastikan konsumsi lemak tak jenuh selalu dalam batas yang wajar karena semua lemak pada dasarnya tinggi kalori.

Berbagai bahaya kemungkinan akan terjadi akibat memiliki perut buncit, seperti berikut !

Bahaya yang Ditimbulkan oleh Penimbunan Lemak Perut / Perut Buncit :

Bagi Anda yang memiliki perut buncit karena kebanyakan lemak, sebaiknya waspada, karena kondisi ini meningkatkan risiko sejumlah penyakit yang berbahaya.

  • Kumpulan lemak di dalam tubuh bisa mengeluarkan senyawa peradangan dan hormon yang dapat mengganggu metabolisme tubuh. Senyawa-senyawa peradangan disebut juga sitokin. Zat ini dapat menyebabkan peradangan dalam tubuh sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi. Para peneliti juga menemukan bahwa senyawa sitokin dapat menyebabkan kanker tertentu. Disebutkan bahwa lemak perut berkaitan erat dengan kanker usus besar, kanker kerongkongan, dan kanker pankreas.
  • Bahaya perut buncit juga terkait dengan peningkatan produksi kolesterol buruk dan penurunan produksi kolesterol baik. Itulah mengapa perut buncit dapat meningkatkan risiko penyakit kolesterol tinggi. Selain itu, lemak berlebih juga menyebabkan insulin menjadi kurang efektif dalam mengontrol gula darah sehingga meningkatkan risiko diabetes. Selain itu, lemak berlebih juga dapat menyebabkan gangguan pernapasan, bahkan meningkatkan risiko kematian dini akibat penyakit kardiovaskular.

Oleh karena itu, jagalah kesehatan anda untuk menghindari perut buncit dan berbagai bahaya yang ditimbulkannya !

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat :)

Baca : Jus untuk Melangsingkan Perut Buncit