bandara soekarno hatta tangerang

jika misalnya pak RT elo nitip motornya kepunyaan dia di rumah elo, terus kemudian sekretaris RT ketemu sama elo nanyain motor pak RT ada di mana? pasti elo jawabnya ‘di rumah gue’, bukan ‘di rumah pak RT’.

ok, mungkin yang di atas tadi sama sekali bukan analogi yang bagus, tapi buat gue mempermudah pemosisian gue soal penyebutan lokasi bandara soekarno hatta.

dari awal dibangun pun, bandara itu namanya bandara cengkareng. yang secara internasional pun kode 3 hurufnya CGK. bukan SHT, bukan JKT.

jadi, ketika walikota tangerang meminta orang nyebut bandara itu sebagai bandara di tangerang, tentulah hal lumrah.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.