Pesan untuk Sofia dan Harits

Cuma sedikit catatan untuk adik-adikku dan aku di masa depan

Sofia’s

Titel hanyalah titel. Tugas selalu menjadi tugas. Dan akan selalu ada orang yang mengkritik dibalik kamu. Namun, justru itu yang kemudian mengajarkanmu untuk percaya pada akarmu sendiri. Peduli orang berkata apa, aku yakin selama kita punya prinsip dan alasan mulia dibalik tindakan kita, waktu yang akan menyadarkan pikiran orang-orang cupet itu. Mereka yang banyak bicara itu hanya kurang bersabar melihat suatu proses, Sofia. Ingatlah ini ketika satu dua tiga empat kritik melayang padamu esok hari dan seterusnya.

Harits’s

Harits, seseorang yang paling cocok dengan kita bukanlah ia yang memiliki selara sama, berbagi rasa yang setara, dan mengobrolkan musik yang seirama, orang yang demikian bisa sampai akhir hayat susah kau temukan. Akan tetapi, orang yang mampu dengan pintar bernegosiasi tentang perbedaan itu atau orang yang bisa bertoleransi pada ketidaksetujuan adalah sebaik-baiknya pasangan. Tak perlu memaksakan untuk melengkapi ketika memang susah disamakan. Toh persamaan bukan solusi yang absolut. Hargai perbedaan itu dengan kebijaksanaan. Posisikanlah dirimu seperti itu. Untuk setiap orang yang kamu temui. Utamanya pada saudari kita, Sofia.