Nice Girl?

Suatu hari, aku tak mempunyai HandPhone. Aku rasa itu akan menyenangkan jika mempunyai satu benda itu…

Lalu, aku bertanya-tanya terhadap diriku “Apa ini tidak apa? Di TV aku melihat suatu yang tidak menyenangkan juga dari HandPhone. Tapi aku ingin membelinya”

Saat itu juga aku meminta benda itu dihadapan Ibuku yang sedang asyik membaca koran di kasur

“Boleh aku memiliki HandPhone?” Tanyaku padanya. Kemudian dia melihatku dengan seksama

“Umurmu sudah berapa tahun?” Tanya Ibuku. Kemudian aku tertawa kecil kemudian menjawab “12 Tahun”

“You just too young to have it…But i will bought it for you if i have money soon,Nak”

Aku sangat bahagia…Sebulan kemudian, aku mendapatkannya..Walapun cuma buat sekedar bermain Facebook atau pun Googling…

Tiba-tiba aku merasa suatu saat akan terjadi hal yang buruk…

Dan memang terjadi…

Aku bertanya kepada Ibuku soal diriku yang sudah hampir 5 tahun memakai HandPhone dan Aku bertanya

“How i look now”

“You’re so horrible…But i still love you more than anyone in this world”

Tak sadar, air mata ku mengalir deras dalam diam…

“Kamu kuat, Kamu berani, Kamu sabar, Kamu tenang, Kamu penyayang,Everyone love that..Tapi cuma kamu yang tak mencintai dirimu, Nak…Karena kau tak bisa melakukannya, jadi aku yang selalu memberi arahan untukmu…”

I wonder why…Why i meet the darkness?

Siti Hajar Dafa Daya, 2k16, Senin/31 Oktober 2016

Like what you read? Give Sora a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.