Burung Kecil


Hai, burung kecil…

Bagaimana kabarmu?

Aku rasa kau masih seperti dulu

Putih, lucu, amatlah memukau dirimu

Hai, burung kecil…

Bagaimana kabar sangkarmu?

Tak jemu kah kau didalam sana?

Hanya sendiri melalui hari-hari

Hai, burung kecil…

Bagaimana kabar sayapmu?

Tak inginkah kau membentangnya?

Selebar-lebarnya tak terbatas besi tua

Hai, burung kecil…

Tak bisa kutolak, apalagi kuabaikan

Sangkarmu sangatlah nyaman, amat sulit untuk ditinggalkan

Bulumu sangatlah menawan, membuat burung lain pasti juga menginginkan


Tapi, burung kecil…

Sudah saatnya kau untuk hinggap

Bukan kayu di tengah jeruji baja

Tapi di dahan-dahan antara pepohonan

Ketahuilah burung kecil…

Bukannya tak ingin aku membelaimu

Betapa sulit untuk melepasmu

Membayangkan tangan ini menyentuh

bulu indah nan menawan

Tapi inilah kenyamanan yang fana

Burung kecil…

Sudah saatnya kau biarkan dirimu

diikat dengan alam nan rupawan

Bermandikan air hujan

Bersenda gurau diatas awan


Hai, burung kecil…

Izinkan aku ucapkan salam perpisahan

Selamat jalan.


Surabaya, 16 April 2016