Tak Seperti Pagi Kemarin
Jul 25, 2017 · 1 min read
Mungkin pagi ini tak seperti kemarin. Sinar mentari tampak redup, tertutup awan yang diam membatu. Seakan tidak ingin hari dimulai begitu cepat.
Mungkin pagi ini tak seperti kemarin. Kali ini embun tak hinggap diatas dedaunan. Tak ada bulir yang perlahan menetesi batu hingga jadikannya lesu.
Mungkin pagi ini tak seperti kemarin dan tak akan pernah. Karena pagi ini, baru saja aku merasakan dirundung kegelapan dengan tangan berdekapan.
Karena pagi ini tak seperti kemarin maka aku pun bukan yang kemarin. Karena sekarang adalah tentang yang akan datang. Hanya satu kata. Pulang.

Surabaya, 25 Juli 2017
