Kembali ke Pelukan Ibu
Nov 8 · 1 min read

Kemarin adalah hari yang melelahkan. (Tapi, semoga hari ini tidak).
Dunia ini begitu pelik hingga aku susah menerjemahkannya. Pulang petang dalam keadaan mata berlinang, menumbuh dan menjadi tua rasanya memuakkan.
Aku letih, ibu.
Sesegera di rumah, aku memilih untuk segera memelukmu. Sebab, merengkuhkan jiwa yang begitu rentan ini ke badanmu membuatku menjadi nyaman.
“Dan di hariku yang paling gelap, semoga aku akan mengingat, bahwa ini sementara, dan akan segera pergi, dengan cepat”.