Hingar Bingar

Sementara aku dipeluk lelah;

suara — suara malah mengudara tanpa arah

bertabrakan tepat digendang telinga;

mencipta bising, membuat pening.

Aku tak tenang;

sementara saat itu aku asik bersama buku

dan jelas, jujur, aku keluhkan keakuan ini.

Tak perlu menyudahi bila hendak menghargai,

cukup menakar volume agar sama — sama nyaman

dan tak ada hati yang diresahkan.

Aku menyesalkan ini;

bagaimana tidak, kita semua berasal dari sebuah wadah pencetak generasi emas

pemikir, penyelamat kelangsungan bangsa

tapi toh nyatanya kita keliru dalam hal saling menghargai.

Ini yang perlu dibenahi;

negeri ini tak boleh menampung bangsa seperti ini, tanpa ada tindakan membentuk karakter berbudi pekerti.

|Barru, 2017| ||Selasa malam 23.31||

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.