Aug 29, 2017 · 1 min read
Hingar Bingar
Sementara aku dipeluk lelah;
suara — suara malah mengudara tanpa arah
bertabrakan tepat digendang telinga;
mencipta bising, membuat pening.
Aku tak tenang;
sementara saat itu aku asik bersama buku
dan jelas, jujur, aku keluhkan keakuan ini.
Tak perlu menyudahi bila hendak menghargai,
cukup menakar volume agar sama — sama nyaman
dan tak ada hati yang diresahkan.
Aku menyesalkan ini;
bagaimana tidak, kita semua berasal dari sebuah wadah pencetak generasi emas
pemikir, penyelamat kelangsungan bangsa
tapi toh nyatanya kita keliru dalam hal saling menghargai.
Ini yang perlu dibenahi;
negeri ini tak boleh menampung bangsa seperti ini, tanpa ada tindakan membentuk karakter berbudi pekerti.
|Barru, 2017| ||Selasa malam 23.31||