Jarak, rindu dan keanehan

Sendiri melamun pilu
berpikir ia yang menahan rindu
berpikir ia yang selalu menanya temu
tanpa memberi sedikitpun nafas pada waktu

menerka lakunya yang aneh
tentang tangis yang membengkakkan mata
tentang sedih yang melupakan makan
tentang gelisah tiada berkesudahan
bila belum berada pada titik yang dia harapkan
; titik temu

sendiri melamun pilu
bagaimana harus melipat jarak, mendengarkan harap dalam isi dadamu
sementara aku tak kuasa melebihi kuasaNya?

waktuku masih tujuh mentari
dan sudah tak bisa dimajukan lagi
terhitung lima kali bila aku nekat kembali
meminta keringanan hati

sekarang padamu
wanita yang kusapa merah jambu
kawani dulu rindumu
hanya sampai tujuh mentari itu

aku berjanji atas nama semesta
akan kupenuhi rindu itu
akan kuwujudkan temu denganmu
dan melakukan apapun yang kau anggap kebahagiaan

2017

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.