KEPERGIAN

Tak ada yang indah dari sebuah kepergian. Malahan hanya akan mengancam hati terserang rasa rindu. Tapi keikhlasan harus menunaikan perannya, merelakan. Karena dengan kepergian, kita akan tahu besarnya makna sebuah pertemuan.

Kepergian yang menuai ketaktegaan, adalah sebuah kepergian yang bermakna lebih. Lebih dari sekedar HANYA. Kepergian seperti ini, adalah kepergian yang banyak menguras rasa. TEPATNYA RASA RINDU.

Tapi bukankah itu sebuah kenikmatan? Kedekatan mana yang dapat memanen rindu selain dari jarak? Dan apa selain jarak yang dapat menghadirkan rasa rindu? TIDAK ADA.

Maka tak ada yang perlu dialiri secara berlebihan dari kelopak mata. Bersedih boleh tapi jangan berlama-lama. Cukup sebagai tanda bahwa tak ada yang rela melepas. Meski pada akhirnya harus terjadi. CUKUP SEBATAS ITU.

Dan yang perlu kita pahat dalam kening dan hati, bahwa kepergian yang menuai ketaktegaan adalah kepergian yang selalu menyisipkan kata pulang dalam setiap pelukan terakhir. Dan kepulangannya, adalah kepulangan yang dirindukan.Maka ratap apa yang lebih bermakna dari bersimpuh dihadapanNya dan melangitkan doa-doa?

MC, 2017

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.