Aug 8, 2017 · 1 min read
Tentang semuanya — alasanku dirimu
Aku bersipu di ruang sunyi;
di tepi landai, di sisi kota yang sepi;
bersahabat dengan benda-benda mati
dan melamunkan hal-hal yang berapi;
Aku membayangkan samudera yang menghampar di depan mataku saat ini
kurenangi, dan mampu kulewati
berbekal alibi menemui titik pijakmu.
Aku membayangkan badai yang bersahutan keras saat ini;
yang kuat merobohkan pepohon; mampu kulalui
dan tak lain, alibiku tetap demi menyatu bersamamu
Dalam keseluruhan lamunanku yang berapi;
Aku tak lagi memperdulikan kematian
bagiku, kau alasanku menenggerkan kaki dengan begitu kuat di sini. Di dunia ini.
|Barru, 8 Agustus 2017|