Rahasia Laut


Sudah lama kulupakan kisah-kisah jatuh cinta juga kasih-kasih memberi cinta.

Aku pikir kisah ini berawal dari kesalahan semesta, di suatu hari yang tak pernah aku duga, aku dijatuhi cinta oleh seorang pria. Kutemui hangat di dalam matanya, tempat segala kata bermukim. Dimatanya pula aku temukan diriku setelah menjatuhkan hal yang sama. Aku bisa tahu mata mana yang mampu membuatku merasa hidup ini betul tidak sempurna sebelum aku benar-benar terkurung disana, dan dua pasang mata jatuh ke hati. Aku mulai beternak rindu, belajar menerbangkan harapan dan sengaja tenggelam jauh ke dalam tatapmu.

Sungguh semesta benar-benar berbuat kesalahan. Saat mimpi-mimpi hidup bahagia telah selesai kutidurkan, saat harapan tertambat pada biru langit, saat semua yang kuduga gagal menjadi "iya", semesta menjadi satu-satunya alasan aku harus memindahkan seluruhnya di lembaran kertas kusam lalu mengurungnya pada sebuah toples kaca bening yang mudah pecah. Aku melipatnya dengan pikiran hampa menjadi lipatan perahu yang tetap nampak kusam penuh kesedihan. Segala tentang harapan, cinta, rindu, mata dan kenangan terkurung di dalam sana, aku sengaja tidak menciptakan ombak agar perahu itu tak kemana-mana termasuk kembali menemuiku. Aku ingin ia seperti perahu karam, yang hilang ke dasar lautan, lalu akhirnya dilupakan.

Kini rindu-rindu kubiarkan tumbuh di tepi pantai, meski ku tahu persis air pasang akan menenggelamkannya dan membawanya hanyut ke tengah samudera menemui hampa dan suara sunyi. Sengaja ku biarkan diri mencintai laut dan seluruh yang berhubungan dengannya, setelah aku tahu rahasia laut adalah menampung segala yang tak mampu tertampung di kepalaku.

Ilustrasi : Andi Mey Kumalasari J.

Show your support

Clapping shows how much you appreciated Syahrani Said’s story.