Bahasa Tuhan

Bahasa apa yang akan digunakan manusia, jika semenjak dilahirkan ia tak diajarkan dan diperdengarkan bahasa apapun? Apakah si manusia akan menggunakan bahasa Ibrani, Suryani, Urdu, Arab dan lain-lain, yang notabene Tuhan gunakan ketika mengucap titahnya kepada sang Nabi? Apakah ada bahasa “Tuhan”? Apakah Sang Tuhan akan mengintervensi manusia soal bahasa?

Pada abad ke 16, King Henry, sang penguasa Sisilia dibuat penasaran oleh pertanyaan itu. Akhirnya, ia mengeluarkan perintah kepada para ilmuan untuk meneliti perkara tersebut. Beberapa ilmuan utusan King Henry mengambil belasan bayi yang baru lahir untuk diteliti. Si bayi-bayi tersebut tak boleh diajak bicara, dan diperdengarkan bahasa. Ibu-ibu bayi hanya diperkenankan merawat; memberi makan, memandikan, dan menggantikan baju.

Setelah beberapa bulan, apa yang terjadi? Semua bayi-bayi itu mati, tanpa sisa. Apa alasannya? Padahal si bayi tidak kekurangan makanan, tidak kekurangan nutrisi, mereka tinggal di lingkungan yang sehat. Para ilmuan menjelaslan bahwa bahasa adalah faktor fital pada manusia, yang tanpanya, manusia mati.

Show your support

Clapping shows how much you appreciated Taufiq Agung Frayogho’s story.