Malam terlalu pagi untuk Ku menjemput mimpi.

Mata masih enggan menyerah walaupun lelah. Malam terlalu pagi untuk menjemput mimpi. Sang waktu biarkan dia yang menentukan kapan seharusnya mata berhenti terjaga.

Terkadang keinginan terhalang oleh pikiran yang terlalu egois membuatnya utama, seolah Tak Mau mengalah. Memaksa menemaninya walaupun lelah.

Malam ini sepertinya keinginanku untuk terlelap terhalang pikiran Ku sendiri. Yang entah bagaimana terlalu Sibuk untuk sekedar Ku tanyai apa yg sedang kau pikirlan?!

Banyak yang terpendam dan ingin ku ceritakan, ingin ku keluarkan.

Tapi aku tak mengerti, Tapi aku tak tau apa yang sedang terjadi pada ku.

Apa yang sedang ku fikirkan sebenarnya?

Yang ku tahu aku serasa ingin meledak!

Bisakah kau mengasihaniku?

Memberitahu ku apa yang kau fikirkan.

Aku ingin tahu. Dan aku tak mau seperti ini lagi.