D’MASIV Akan Bikin Rekor, Gelar Konser di 50 Tempat Dalam Satu Hari

Untuk menuju dari tempat ke satu tempat itu kami pakai motor, motornya enggak biasa. Keren banget motornya,” ucap Rian D’MASIV.Sedangkan 50 tempat dipilih D’MASIV karena mereka memiliki filososi 5 sebagai jumlah mereka berlima, dan angka 0 yang berarti karya yang tidak pernah berhenti.”Kenapa 50 karena lima itu album kami. Sebenarnya 5 titik 0. 0 itu simbol di mana kita enggak pernah ingin berhenti berkarya. 0 itu lambang enggak pernah berhenti. Album kelima ini suatu bukti juga kami band yang selalu stabil keluarkan album,” tandas Rian D’MASIV.Gimana caranya sehari bisa 50 tempat dan terutama dari aku harus menyiapkan fisik karena akan bernyanyi sekitar 60 lagu total. Jadi tenggorokan harus bener-bener fit, fisik juga. Makanya lagi sering banget main futsal. Futsal walau satu jam, kondisi kami jadi lebih fit. Bangun pagi seger. Itu juga persiapan kami menuju 50 tempat dalam sehari,” ungkap Rian D’MASIV.Mereka akan menggunakan mobile panggung yang telah disediakan di 50 titik tempat D’MASIV konser nanti.”Rencana ada panggung mobile. Stage dari mobil gitu. Itu kami siapin sekitar empat set mobile set. Setelah pindah set pertama, itu pindah ke set kedua. Seterusnya sampai 50 titik,” ujar Ray, bassist D’MASIV.Yang spesial lainnya, untuk pindah dari satu tempat ke tempat lainnya personel D’MASIV akan menggunakan motor.Menjelang akhir tahun, band D’MASIV akan membuat rekor dengan menggelar konser di 50 tempat dalam satu hari.Gebrakan tersebut dibuat dalam rangka mempromosikan album mereka berjudul sama dengan nama band mereka ‘D’MASIV’ atau yang bisa disebut orange album.”Yang paling terdekat di bulan ini kami akan buat satu gebrakan. Main di 50 tempat dalam satu hari. Tanggalnya antara 26 atau 27 November 2016. Karena kami pengin album ini bisa didenger sama semua orang,” ujar Rian vokalis ‘D’MASIV’ saat ditemui di Museum Transportasi, Taman Mini Indonesia Indah, Senin (14/11 2016).Tempat-tempat tersebut berada di sekitaran Jobodetabek yang berlokasi di gerai-gerai mini market, alfamidi.Rian sendiri kita tengah menyiapkan fisik agar bisa bernyanyi 60 lagu dalam sehari dengan melakukan olahraga futsal.

Terinspirasi dari lirik lagu tersebut yang ingin menampilkan pernyataan seseorang kepada kekasihnya agar selalu bersamanya disegala suasana.Hanya konsep tersebut ditampilkan dengan latar stasiun kereta api ala stasiun stasiun di eropa yang klasik.”Idenya sutradaranya yang buat, share juga ke kita, kita pengen suasananya kayak di stasiun kereta api eropa lah.””Pengennya gitu walaupun syutingnya di taman mini, biar berasa ambiencenya pakai kereta-kereta gitu, ada adegan cowok sama ceweknya, kita cuma perform doang idenya kita garap bareng,” ungkap Rian D’MASIV.Kebetulan ini syuting paling cepat yah, untuk D’MASIVnya, karena biasanya kita syuting mulai pagi selesainya pagi, paling cepat jam 12 malam,” ucap Rian, vokalis D’MASIV, usai syuting video klip ‘Melodi’ di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Senin (14/11/2016).Untuk video klip ini, proses syuting hanya berdurasi tiga jam, dimulai jam sembilan pagi, selesai jam dua belas siang.Hal ini dirasa sebuah keuntungan tersendiri bagi lima personel D’MASIV karena waktu istirahat menjadi lebih banyak.”Nah ini kita mulai jam 9 pagi, jam 12 siang udah selesai, kita senang sih, bisa istirahat besok ada acara lagi, bisa perbanyak waktu tidur,” ujar Rian D’MASIV.Ide cerita pada video klip ‘Melodi’ sendiri berdasarkan ide dari sutradara bernama Upi.Ada yang spesial pada proses syuting video klip single terbaru band D’MASIV berjudul ‘Melodi’.

Berdasarkan waktu syuting, ini adalah syuting paling cepat yang dilalui D’MASIV, yang biasanya dilakukan dalam kurun waktu sekitar 24 jam.

“Makanya tiap bulan kami minimal ada delapan atau lebih konser,” ujar Rian D’MASIV.Termasuk ketika pergantian tahun nanti, D’MASIV juga akan menjadi pengisi acara pada sebuah konser pergantian tahun.Biasanya pendapatan bekerja bagi para pelaku seni di akhir tahun akan jauh lebih banyak dibanding hari-hari biasa.”Yang pasti kami akan main saat pergantian tahun. Mainnya di mana rahasia. Nanti kami kasih tahu. Kita masih terus jalan tur,” tutur Rian D’MASIV.Melalui konser, pendapatan bisa diraih selain dari penjualan album, penjualan digital, dan nada sambung (RBT)”Kalau buat kami konser itu wajib karena kan penghasilan musisi dari konser-konser itu selain dari album, digital, dan RBT. Konser juga membantu,” ucap Rian, vokalis D’MASIV saat ditemui di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Senin (14/11/2016).D’MASIV pun menargetkan dalam kurun waktu sebulan, mereka minimal menyelenggarakan delapan konser.Bagi Rian, Kiki, Wahyu, Ray, Rama, yang tergabung di band D’MASIV, menggelar konser adalah sebuah kewajiban.


Originally published at ptkontakperkasafuturesblog.weebly.com.

A single golf clap? Or a long standing ovation?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.