KPAI Laporkan Awkarin dan Anya Geraldine, Netter: Kurang Kerjaan

Mereka mengunggah postingan yang dinilai berlebihan dan memberikan contoh buruk | PT. Kontak Perkasa Futures Cabang Makassar

“KPAI rajin banget nguruain AwKarin, makin keliatan gak pentingnya lembaga ini. Terlalu banyak orang tua yg lemah akan perubahan jaman,” tulis netter. “Gue juga ga suka sih sama dua akun itu, tapi apa perlu sampe dilaporin. KPAI berlebihan” tulis lainnya.

Sementara itu, pihak KPAI mengaku membuat laporan lantaran kerap mendengar keluhan dari para orangtua. Mereka juga mengimbau publik untuk lebih kritis pada akun-akun seperti milik Awkarin dan Anya Geraldine.

Pelaporan tersebut rupanya juga menjadi pembahasan di media sosial. Netter ramai-ramai menuliskan pendapatnya mengenai kasus yang menimpa dua gadis muda itu.

Meski banyak yang mendukung pelaporan tersebut, tidak sedikit yang jusru mengecam. KPAI dinilai kurang kerjaan lantaran mengurus soal postingan Awkarin dan Anya Geraldine.

Nama Awkarin memang sempat menjadi sorotan lantaran postingannya yang menuai kontroversi. Namun, baru-baru ini muncul akun lainnya yang tidak kalah mencuri perhatian yaitu milik, Anya Geraldine.

Kedua akun tersebut beberapa kali sempat mengunggah postingan yang dinilai berlebihan dan memberikan contoh buruk. Akibat hal tersebut akun milik Awkarin dan Anya Geraldine telah dilaporkan oleh pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Kominfo Sarankan KPAI Lakukan Pendekatan ke Awkarin dan Anya Geraldine | PT. Kontak Perkasa Futures Cabang Makassar

Sementara kita sambil mengecek semua,” jelas dia.

Semoga KPAI juga memediasi kepada mereka berdua sebagai kontrol sosial. Di samping aspek teknis,” tegas dia.

Kedua akun tersebut diproteksi. Hanya yang follow yang bisa melihat. Kiranya KPAI dapat juga memediasi kedua akun tersebut,” jelas Plt Kabiro Humas Kominfo Noor Iza, Selasa (20/9/2016).

Menurut Noor, kalau memang ada perilaku yang dikhawatirkan, dipersilakan melakukan pemberitahuan lebih dahulu.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) disarankan melakukan pendekatan ke Awkarin dan Anya Geraldine. Pendekatan ini dilakukan agar pemilik kedua akun itu bisa sesuai dengan aturan dan etika yang diharapkan.

Menkominfo Akan Analisis Akun Medsos Awkarin dan Anya Geraldine | PT. Kontak Perkasa Futures Cabang Makassar

Ini kalau postingan invidu, enggak bisa dipantau. Kita ini mempelototi semua, ada berapa juta orang Indonesia yang posting. Saya enggak bisa komentar sekarang. Tapi kalau sudah tahu ini, tolong dikirim ke saya link videonya, nanti baru saya bicara,” tambah Rudiantara.

Lalu, bagaimana pendapat pribadi Rudiantara soal video Anya Geraldine dan Awkarin yang jadi viral tersebut?

“Kalau secara pribadi, bukan kedinasan ya, tidak sesuai dengan kaidah-kaidah Indonesia. Itu benar (Anya Geraldine) belum menikah dia?” katanya.

“Di agama kan ada tata krama dan tata caranya, enggak bisa berlebihan. Saya belum lihat videonya, tapi dari sisi kebudayaan, agama harusnya tidak seperti itu,” tambah sosok yang akrab disapa Chief RA ini.

Lalu, apakah di Kominfo ada tim yang memantau dan menyaring video yang beredar di YouTube?

Rudiantara menjawab, tidak. Pasalnya video di YouTube tersebut diupload oleh individu yang kemudian ditangani oleh pihak YouTube langsung.

“Enggak bisa, karena ini diupload oleh individu. Yang bisa dipantau kalau di situs, www. Terutama yang seperti pornografi. Kalau pornografi kan di negara kita dilarang, berdasarkan UU. Kalau di negara lain justru jadi industri sendiri, jadi mereka lebih mudah dikenali,” jelas Rudiantara.

Saya tunggu deh, saya lihat dulu. Kasih ke saya, saya lihat, analisis dulu. Kasih ke saya, saya kordinasikan dengan tim di kementerian secepatnya,” kata Rudiantara di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (20/9/2016).

Rudiantara juga mengatakan, pihaknya akan berkomunikasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang dipimpin oleh Yohana Yembise terkait video tersebut.

“Kalau ini mungkin KPAI berkaitan dengan Kementerian Ibu Yohana juga. Saya akan telepon beliau, untuk menyampaikan soal itu juga,” katanya.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) melaporkan akun seleb medsos muda seperti Anya Geraldine dan Karin Novilda (Awkarin) pada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) karena dinilai membuat konten yang mengkhawatirkan. Menteri Kominfo Rudiantara mengatakan, pihaknya akan mengkaji lebih jauh soal kasus ini.

PT Kontak Perkasa

Like this:

Like Loading…

Related


Originally published at ptkontakperkasafuturesblog.wordpress.com on September 21, 2016.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.