Mengapa Dian Pelangi Ajukan Cerai ke Suami?

Tito menyiratkan ada masalah lama | PT. Kontak Perkasa Futures Cabang Bali

Namun, isu lain menyebutkan kalau kesibukkan Dian di panggung fashion lah yang menjadi hulu dari masalah rumah tangga mereka.

“Mohon maaf saya belum bisa komentar untuk hal itu. Seperti yang saya bilang, maaf ya,” kata Tito ramah. “Soalnya ini masih proses yang harus kami jalani,” sambung Tito.

Sebelumnya sempat diberitakan kalau Dian Pelangi mengamini untuk menikah muda dengan syarat kariernya sebagai seorang desainer tidak mendapatkan hambatan dari siapapun.

Nah, kabar inilah yang belakangan santer diisukan menjadi pangkal masalah rumah tangga yang dibina Dian dan Tito sejak 16 Januari 2011 silam.

Meski Tito tidak secara gamblang membeberkan apa yang menjadi akar masalah rumah tangganya, namun secara tak langsung, Tito menyiratkan ada masalah lama yang saat ini menjadi bom waktu.

“Kalau untuk itu (latar belakang Dian Pelangi menggugat cerai, red) saya belum bisa bicara banyak,” kata Tito .

Seperti yang santer dikabarkan beberapa waktu terakhir, kabar tidak harmonisnya rumah tangga Dian dan Tito sudah lama terendus. Ada yang menyebutkan ketidakhadiran anak menjadi salah satu pangkal masalahnya.

Suami Dian Pelangi, Tito Haris Prasetyo, mau sedikit angkat bicara seputar permohonan gugatan cerai yang dilayangkan istrinya, melalui Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Untuk saat ini, Windri mengatakan bahwa kondisi Dian Pelangi dalam keadaan sehat. Dian juga masih aktif menjalani bisnis butik muslimah yang digelutinya.

Sekedar diketahui, kabar keretakan rumah tangga pasangan yang menikah pada tahun 2011 silam itu mukai berhembus sejak Idul Fitri lalu. Dian Pelangi dan Tito merayakan Lebaran di dua tempat yang berbeda.

Dian Wahyu Utami binti Djamaloedin telah mengajukan gugatan cerai kepada Tito Haris Prasetyo bin Dr. K. Mohammad Akib dengan nomor gugatan 1961/Pdt.G/2016/PA.JS. Sebelumnya, Tito mengungkapkan bahwa ia sudah sepakat cerai dengan Dian Pelangi.

Selain itu, Windri juga menampik adanya orang ketiga pada pasangan suami istri yang resmi menikah pada Januari 2011. Sayang, Windri belum dapat memastikan kepada awak media alasan pasti Dian menggugat cerai Tito.

“Tidak ada (orang ketiga). Ini sudah didiskusikan mohon doakan yang terbaik. Kita belum bisa berikan pernyataan,” pungkas Windri.

Windri menuturkan bahwa kliennya itu berdoa dan berharap agar proses sidang cerai dengan Tito Haris dapat berjalan lancar. Dian Pelangi ingin segera cerai dari suami yang menikahinya pada Januari 2011 lalu.

“Minta doa supaya lancar supaya semoga jalannya sidang lancar,” papar Windri menirukan pesan dari Dian Pelangi.

Kuasa hukum Dian Pelangi, Windri Marieta menegaskan bahwa alasan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) bukan penyebab Dian menggugat cerai Tito pada 14 Juli 2016 di Pengadilan Agama, Jakarta Selatan. Perceraian ini merupakan kesepakatan kliennya dengan Tito Harris

Demikian yang terungkap pada sidang cerai perdana Dian Pelangi dan Tito Haris yang berlangsung di Pengadilan Agama, Jakarta Selatan, Kamis, (25/8)

“Jelas tidak ada (KDRT), sudah didiskusikan kedua belah pihak,” ungkap Windri usai persidangan yang tidak dihadiri baik oleh Dian Pelangi selaku penggugat maupun Tito Harris selaku tergugat.

Sayangnya, saat ditanya, apa penyebab retaknya rumah tangga Dian dan Tito, Windri enggan menawabnya. “Sayangnya kita belum bisa berkomentar banyak untuk hal ini. Tapi kita doakan saja yang terbaik untuk jalannya sidang, kita lihat saja nanti,” katanya lagi.

Menurut Windri, Dian memang tidak berniat datang. Sebab, sebagai penggungat, ia sudah menyerahkan segala sesuatunya, kepada kuasa hukum. “Kalau dari penggugat, ibu Dian memang sudah diwakili oleh kami. Jadi, ibu Dian tidak perlu hadir‎ untuk jadwal sidang hari ini. Karena sudah diserahkan sepenuhnya kepada kami,” jelas Windri.

Dian Pelangi bersama suami, Tito Haris Prasetyo hari ini menjalani sidang cerai perdananya di Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Namun, pada sidang kali ini baik Dian maupun Tito sama-sama absen di ruang sidang.

“Hari ini kita baru sidang hari pertama. Jadi hari pertama biasa administratif, kelengkapan dari surat kuasa, karena kami mewakili penggugat, jadi diperiksa administratif surat kuasanya dan sebagainya,” jelas Windri Marieta, kuasa hukum Dian, saat ditemui di Pengadilan Agama, Jakarta Selatan, Kamis (25/8/2016).


Originally published at tiaratna1.livejournal.com.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.