Sebarkan Konten Pornografi Awkarin Terancam Pidana

Media sosial Anya Geraldine dan Awkarin dapat dipidana karena mengunggah konten-konten pornografi | PT. Kontak Perkasa Futures

Untuk itu, Niam mengingatkan kepada masyarakat agar berhati-hati dalam mengunggah dan mengunduh materi di media sosial karena penggunaan transmisi elektronik juga diatur oleh undang-undang.

Selain itu, kata dia, konten dalam media sosial dapat berpotensi ditemukan unsur pidana di dalamnya. Maka, sudah sepatutnya masyarakat memilih konten-konten yang positif dan mendidik untuk diunduh atau diunggah di dunia maya.
 Persoalan Anya dan Awkarin menjadi perhatian KPAI karena konten yang mereka suguhkan di media sosial memberikan contoh yang tidak baik terhadap anak. Terlebih para selebgram (artis media sosial instagram) itu mengumbar kemesraan dengan pasangannya dalam konten-konten media sosialnya.

Tindakan Anya dan Awkarin juga dinilai memiliki dampak buruk terhadap tumbuh kembang anak secara masif karena jumlah pengikut mereka di media sosial terbilang besar. Dengan jumlah pengikut yang besar maka konten yang mereka posting di media sosial dapat disaksikan khalayak secara luas, termasuk anak-anak.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Asrorun Niam Sholeh mengatakan figur publik media sosial Anya Geraldine dan Awkarin dapat dipidana karena mengunggah konten-konten pornografi.

“Hasil rapat dengan Kominfo beberapa waktu lalu adalah mengindikasikan konten-konten itu ada unsur pidana,” kata Niam saat ditemui di kantornya, Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Menurut Niam, hal yang dapat memidanakan Anya dan Awkarin adalah karena melanggar regulasi Undang-Undang No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan Undang-undang No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Dilaporkan KPAI, Anya Geraldine Akui Videonya Vulgar | PT. Kontak Perkasa Futures

Berbeda dengan tanggapan AwKarin yang terkesan santai, berikut tanggapan Anya soal pelaporan tersebut? Dia pun menanggapi pertanyaan fans dengan nama ‘Tanpa Nama’ melalui akun ask.fm@anyageraldine pada Selasa (20/9) lalu.

“Iyaa aku udah liat kok. Mungkin emang aku ada salahnya, tapi aku nggak mencontohkan kata-kata buruk atau gimana kok. Aku Cuma ngasih liat lifestyle aku dan mungkin dengan cara yang agak salah yaitu videonya agak vulgar menurut orang-orang. Tapi apa Cuma aku yang begini di sosial media?,” tulisnya.

Karena gaya hidup keduanya dianggap memberi contoh kurang baik bagi remaja, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akhirnya melaporkan Anya dan Awkarin pada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Dalam pantauan Rimanews pada Kamis (22/9), video yang diunggah Anya menampilkan adegan yang cukup kontroversial. Selain menyewa villa dengan private pool, dan jacuzzi, keduanya juga kerap memamerkan adegan ciuman, pelukan, serta kemesraan keduanya di dalam villa tersebut ala budaya barat.

Video tersebut seakan mengingatkan publik akan vlogger muda lainnya bernama Awkarin yang populer berkat video curhatnya putus dengan mantan viral di YouTube.

Pengguna media sosial Tanah Air tengah dikejutkan dengan kemunculan video yang diunggah vlogger bernama Anya Geraldine, yang memamerkan kemesraan bersama kekasih saat berlibur di Bali.

Memilih Vlogger Remaja Sebagai Idola | PT. Kontak Perkasa Futures

Berbeda dengan Karin dan Anya, seorang ‘artis youtube’ lain bernama Fathia Izzati menggaet hati netizen dengan cara yang unik. Awalnya ia mengisi channel youtubenya dengan video cover lagu-lagu penyanyi terkenal. Kini di tengah fenomena vlogger, Fathia Izzati pun merambah genre lifestyle. Namun, Fathia yang fasih berbahasa inggris ini tak sedikitpun mempertontonkan adegan ‘mesra’ bersama pasangannya seperti Awkarin dan Anya Geraldine.

Salah satu videonya yang paling populer adalah rekamannya berbicara bahasa inggris dengan puluhan aksen dari berbagai negara yang berbeda. sejak diunggah tiga tahun lalu hingga kini, video tersebut telah ditonton oleh lebih dari 3 juta orang.

Kemajuan teknologi bukan hanya menimbulkan manfaat baik, tapi juga keresahan bagi penggunanya. Seperti misal, kemunculan Karin Novilda atau Awkarin serta Anya Geraldine yang menjadi bagian dalam fenomena vlog. Kedua vlogger ini sedang menjadi sorotan karena beberapa hari lalu KPAI melapor ke Kominfo akibat konten di akun sosial media mereka dianggap dapat ‘merusak’ para remaja.

Di video-video ber-genre lifestyle yang mereka unggah, Karin dan Anya kerap berbicara dengan kata-kata yang kurang elok sebagai bahan olokan. Tak segan, mereka tampil memamerkan kemesraan bak suami istri dengan pacar mereka masing-masing.

Video blog atau vlog menjadi semacam fenomena baru di dunia digital. Beramai-ramai netizen ‘mencicipi’ tren baru ini. Tak hanya mereka yang namanya sudah banyak dikenal, nama-nama baru juga banyak bermunculan dengan beragam tema vlognya.

PT Kontak Perkasa Futures

Like this:

Like Loading…

Related


Originally published at ptkontakperkasafuturesblog.wordpress.com on September 23, 2016.

Like what you read? Give Tia Ratna a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.