Terserang Lupus, Selena Gomez Membuat Pengakuan Mengejutkan ini

Mantan kekasih Justin Bieber itupun lantas mengucapkan terima kasih ke fans, lalu mengatakan akan beristirahat sejenak dari dunia musik.

Belum diketahui kapan atau berapa lama Selena akan beristirahat karena penyakitnya tersebut.

Meski demikian, istirahat atau vakum merupakan pilihan Selena yang terbaik.

Dia mengaku terserang lupus, dan penyakit itu membuatnya gelisah, panik serta depresi.

Pengakuan tersebut disampaikan Selena disela konser tur dunianya, Revival, Selasa (30/8/2016).

“Seperti yang kalian tahu, sekitar setahun lalu saya mengungkapkan bahwa saya memiliki Lupus,

penyakit yang dapat memengaruhi orang dengan cara yang berbeda-beda,” kata Selena seperti dilansir dari situs kompas.com.

Penyanyi cantik berusia 24 tahun, Selena Gomez membuat heboh karena pengakuaannya sendiri.

Pada gejala yang lebih berat, pasien bisa mengalami nyeri dada, kebocoran ginjal, sensitif terhadap sinar matahari, hingga stroke.

Gejala tersebut bisa muncul karena lupus merupakan penyakit autoimun yang dapat menyerang semua organ tubuh.

Gejala lupus bervariasi, mulai dari yang ringan hingga berat.

Ada yang mengalami kelelahan berlebihan, nyeri pada persendian dan tulang, ruam dan muncul bercak merah para wajah.

Untuk diketahui, Lupus merupakan penyakit autoimun, yaitu ketika sistem kekebalan tubuh justru menyerang sel dan jaringan tubuh itu sendiri.

Lupus juga dikenal dengan penyakit seribu wajah, karena gejala yang timbul pada setiap orang bisa berbeda-beda dan mirip penyakit lainnya.

“Saya telah didiagnosis penyakit lupus dan saya sudah melalui kemoterapi. Itulah yang benar-benar saya lakukan saat beristirahat. Aku bisa saja terkena stroke,” ujar dia saat itu.

Dikutip E Online, mengenai penyakit yang dialami Selena ini, Kenneth M. Farber selaku co-CEO dan co-president dari Lupus Research Alliance menuturkan, tidak semua orang tahu kalau depresi, kecemasan dan serangan panik adalah efek samping lupus. “Kami sangat bangga Selena telah memilih untuk mengurus dirinya dan memiliki kesadaran terhadap penyakit yang terkadang kerap disalahpahami,” kata dia.

Terima kasih kepada semua penggemar atas dukungan kalian. Kalian tahu betapa istimewanya kalian bagi saya, tapi saya harus memastikan bahwa saya melakukan segala sesuatu yang terbaik. Saya tahu saya tidak sendirian mengalami ini, saya berharap orang lain juga akan didukung untuk mengatasi masalah mereka,” tutur Selena.

Penyanyi berusia 24 tahun ini mulai angkat bicara mengenai penyakit lupus yang dideritanya saat melakukan wawancara dengan majalah Billboard pada Oktober 2015. Saat itu, dia juga mengungkapkan kalau dirinya telah merahasiakan kemoterapi yang telah dijalaninya.

Seperti banyak yang kalian ketahui, sekitar setahun yang lalu saya mengungkapkan bahwa saya menderita penyakit lupus, penyakit yang dapat mempengaruhi orang dengan cara yang berbeda. Saya kemudian tahu kalau kecemasan, serangan panik, dan depresi merupakan efek samping dari lupus yang tentu memberikan tantangan sendiri (bagi saya),” papar Selena.

Efek samping penyakit itu membuat Selena ingin lebih proaktif dan fokus menjaga kesehatannya. Dan, salah satu caranya adalah dengan beristirahat. Dia pun berterima kasih kepada semua fans yang senantiasa mendukungnya.

Penyakit lupus yang diderita Selena Gomez memaksanya untuk rehat dari dunia hiburan. Mantan pacar Justin Bieber ini telah memutuskan untuk fokus merawat kesehatannya dan meninggalkan aktivitasnya di dunia hiburan untuk sementara waktu.

Keputusan ini diambil Selena setelah penyanyi cantik ini menyelesaikan tur dunia Revival. Menurut Selena, efek samping penyakit lupus yang dia derita itu telah mempengaruhi kesehatannya.

DLE merupakan tipe yang menyerang kulit. Namun, meski pada umumnya miliki dampak pada kulit, jenis ini pun bisa menyerang organ tubuh lain. Biasanya DLE bisa dikendalikan dengan menghindari terkena sinar matahari langsung. Ramut rontok, pitak permanen atau ruam busa menjadi dampak DLE.

Obat-obatan pasti miliki dampak yang berbeda pada setiap orang. Ternyata, lebih dari 100 jenis obat yang bisa menyebabkan efek samping yang hampir sama dengan gejala lupus. Namun, gejala tersebut bisa hilang ketika berhenti mengonsumsi obat tersebut..

Sementara itu, terdapat 3 tipe lupus. Yakni Lupus Eritematosus Sistemik (SLE), Lupus Eritematosus Diskoid (DLE), dan lupus yang diakibatkan penggunaan obat. SLE merupakan tipe lupus yang menyerang jaringan serta organ tubuh. Perkembangannya perlahan dan bertahan lama. Namun terkadang penyakit tersebut bersifat lebih sementara sebelum kembali kambuh.

Dilansir dari berbagai sumber, lupus merupakan penyakit yang tidak diketahui penyebabnya. Tak hanya itu, penyakit ini pun tidak bisa disembuhkan. Lupus merupakan sebuah penyakit autoimun. Artinya, sistem imunitas tubuh menyerang dirinya sendiri. Biasanya, sistem kekebalan tubuh akan menyerang sel, jaringan serta organ yang sehat.

Berita mengejutkan datang dari Selena Gomez. Sudah diketahui sebelumnya, bahwa mantan Justin Bieber ini telah mengidap lupus semenjak tahun 2015. Miliki penyakit misterius yang ada di tubuhnya memang tak mudah. Hal tersebutlah yang membuat penderita lupus harus fokus menjaga kesehatannya.


Originally published at tiaratna1.livejournal.com.

Like what you read? Give Tia Ratna a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.