Hebat! Ilmuwan Kembangkan Baterai Smartphone Berbasis Air

Foto: jalantikus.com

Dikarenakan smartphone dengan baterai lithium-ion masih sangat berseiko meledak. Oleh karenanya, baru-baru ini sekelompok ilmuwan mencoba mengembangkan elektrolit baterai berbasis air. Solusi ini diyakini akan mampu menghasilkan baterai smartphone yang lebih aman dibandingkan lithium-ion.

Para ilmuwan merealisasikannya menggunakan garam berkonsentrasi tinggi yang akan membantu menghasilkan lapisan pelindung elektroda. Dengan begitu, pelindung elektroda tersebut akan membantu elektroda menahan lebih banyak energi.

Namun, saat ini baterai aman yang dimaksud masih dalam tahap perkembangan awal, sebab masalah utama baterai ini adalah elektrolitnya yang tidak bertahan lama. Disebutkan, jumlah pengisian baterai yang dapat dilakukan terhadap baterai ini hanya sekitar 70 siklus.

Artinya, Baterai berbasis air ini hanya akan bisa bertahan selama kurang lebih 2 bulan. Sementara, baterai lithium-ion bisa bertahan untuk ratusan siklus pengisian daya.

Oleh karnanya, banyak perangkat masih akan tetap memilih baterai lithium-ion ketimbang baterai dengan elektrolit berbasis air karena terkait masa pakainya. Namun, untuk kedepanya tidak menutup kemungkinan baterai berbasis air ini akan digunakan pada semua smartphone di masa depan.

Sumber: Dirangkum dari liputan6.com

Like what you read? Give Titan Haryawan a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.