Himalaya bagi para pebiola

Janganlah mengaku sebagai pendaki gunung jika belum pernah mendaki Himalaya. Jika baru gunung2 lokal semacam Lawu, Rinjani atau Merbabu, sah2 sajalah menyebut diri pendaki amatir (atau medioker).

Himalaya adalah serangkaian gunung, terpanjang sekaligus tertinggi dengan puncaknya, Everest. Ia menjadi simbol pengakuan. Tiap negara mengirimkan wakil2nya untuk menancapkan bendera pusaka di sana, tak terkecuali Sang Saka Merah Putih pun telah berkibar di puncaknya, alhamdu clara sumarwati.

Dalam musik klasik, repertoire apakah yang semenantang Himalaya?

Ialah Sonata and Partita for Solo Violin karya JS Bach. Berdurasi 2 jam 24 menit. Terdiri atas 6 bagian, dengan masing2 4–7 subbagian.

Treknya berliku2,kadang landai lalu tiba2 curam. Teknik kontrapuntalnya akan membuat anda kepontal2 menyamakan langkah. Tempo presto (160beat per menit) akan membuat anda tersengal2 kehabisan nafas. Chaconne, puncaknya, dengan multiple cross string akan membuat anda menggigil. Lihatlah, partiturnya sudah kayak toge berjejeran, berjejalan:

Jadi, janganlah mengaku pebiola jika belum pernah menaklukkan repertoire ini.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.