#4 Belajar

Trindy D Astriyana
Nov 4 · 4 min read

Sabtu, 2 November 2019

Pagi hari ini tidak seperti pagi — pagi di hari sabtu sebelumnya. Pagi ini aku dan teman — temanku berkumpul di saraga bukan untuk lari atau jogging. Pagi ini kami berkumpul untuk melaksanakan olahraga lain yaitu renang. Sebelum memulai renang kami melakukan pemanasan dan jogging tiga keliling kolam renang. Setelah itu kami melakukan pemanasan juga di dalam kolam seperti menggerakkan kaki dan tahan nafas.

Pemanasan telah selesai. Kami dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok ada di kolam olimpik dan kelompok lainnya di kolam lain. Kami diberi komando untuk berenang bulak — balik dari ujung ke ujung. Setelah selesai kami beristirahat sebentar di dalam kolam. Dinginnya Bandung membuat kami enggan keluar dari kolam, namun tentunya kami harus tetap keluar untuk melanjutkan kegiatan selanjutnya. Seperti biasa yang kami lakukan setelah kegiatan, kami berfoto sebelum meninggalkan kolam renang saraga.

Foto bersama Ca — Ekspeditor DK AMI

Kegiatan kami selanjutnya dilaksanakan di sekre bersama KM ITB. Di sana mulanya kami dikomandokan untuk menampilkan progress tugas yang diberikan kepada kami. Belum selesai kami menampilkan progress tugas kami, pembicara yang akan memberi kami materi sudah datang. Materi kali ini dibawakan oleh kak Gege, seorang ekspeditor DK AMI tahun 2018. Kak Gege menyampaikan materi mengenai interpersonal skill. Interpersonal Skill terbagi atas tiga aspek yang beririsan satu sama lain. Ketiga aspek tersebut adalah komunikasi, kepemimpinan, dan negosiasi.

  1. Komunikasi

Komunikasi tentunya dibutuhkan oleh semua orang untuk terus berinteraksi satu sama lain. Komunikasi terutama untuk calon ekspeditor memiliki beberapa aspek. Aspek — aspek yang ada dalam komunikasi adalah sebagai berikut:

  • Sesuaikan dengan lawan bicara
  • Perhatikan intonasi
  • Pelan — pelan ketika berbicara
  • Artikulasi
  • Jangan menggunakan bahasa kampus
  • Gerak tubuh
  • Ekspresi wajah
  • Eye contact
  • Sampaikan maksud dengan jelas
  • Gunakan bahasa daerah

Aspek — aspek tersebut berkaitan satu sama lain. Kita harus bisa membedakan dengan siapa kita berbicara dan bagaimana kita memperlakukannya dalam berkomunikasi. Sebagai contoh ketika kita berbicara pada orang yang sudah sangat tua maka intonasi yang kita gunakan harus cukup tinggi agar terdengar dan disampaikan dengan adanya gerak tubuh agar semakin jelas tersampaikan pesannya. Apabila ada kesalahpahaman dalam mengartikan pesan yang kita bawa maka sebisa mungkin diluruskan atau meminta bantuan orang lain untuk menyampaikan pesan kita yang sebenarnya.

2. Negosiasi

Negosiasi menurut KBBI adalah proses tawar menawar dan berunding. Negosiasi dilakukan ketika kita tidak memiliki pilihan yang lebih baik untuk menyelesaikan masalah yang kita hadapi atau mendapatkan sesuatu yang diinginkan. Ada dua jenis negosiasi yaitu negosiasi yang benar dan negosiasi yang baik. Perbedaan kedua jenis negosiasi ini terletak pada hasil akhir atau tujuannya. Negosiasi yang baik hasil akhirnya adalah sesuai dengan keinginan kita. Negosiasi yang benar hasil akhirnya berupa menguntungkan untuk kedua belah pihak. Untuk mencapai negosiasi yang baik atau benar maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti:

  • Pahami kebutuhan, keinginan, dan posisi
  • Jangan lupa detil — detil kecil
  • Pelajari lawan negosiasi kita
  • Mengerti situasi jangka panjang
  • Buat penawaran pertama
  • Adil dalam bersikap

Hal yang sudah disebutkan di atas tidaklah saklek atau tidak mutlak untuk diikuti terkadang memang cukup sulit melakukannya. Apalagi ketika bertemu orang baru. Kita tidak bisa secara langsung mempelajari lawan negosiasi kita. Oleh karena itu, negosiasi diharapkan bisa dikreasikan sekreatif mungkin asal tujuan kita dalam bernegosiasi tercapai.

3. Kepemimpinan

Definisi kepemimpinan merupakan kemampuan dan kekuatan dalam diri seseorang untuk mempengaruhi orang lain dalam hal bekerja dengan suatu tujuan. Dalam ekspedisi kepemimpinan mencakup empat hal yaitu merangkul, pendelegasian tugas, visioner, dan pengambilan keputusan. Merangkul dalam hal ini kita harus bisa dekat dan saling membantu antar anggota. Pendelegasian tugas dalam ekspedisi pun diperlukan, pendelegasian tugas ini harus jelas tugasnya apa, bagaimana menjalankan tugasnya, dan pertanggung jawabannya pun harus jelas. Dalam ekspedisi kita dituntut untuk menjadi visioner yaitu mengetahui arah dan tujuannya serta dalam pengambilan keputusan harus bisa cepat, tepat, dan tegas.

Ketiga materi interpersonal skill telah disampaikan, kemudian kami diajak bermain games. Games yang kami mainkan adalah kami membuat sebuah lingkaran setelah itu kami diberi komando untuk mengeluarkan satu kertas dan diberi nama serta lambang + dan — . Kertas tersebut akan diputar sehingga teman yang ada disebelahku harus menuliskan kelebihan dan kekurangan satu sama lain yang ada di dalam lingkaran tersebut sesuai nama yang ada di kertas. Games ini cukup membuat kami sadar ada beberapa orang yang belum kami kenal dengan baik atau bahkan tidak mengetahui satu sama lain. Cukup membuatku juga menginteropeksi diri dengan kekurangan yang disampaikan oleh teman — temanku. Selesai games maka selesai juga kegiatan kami hari ini. Seperti biasa, kami berfoto bersama sebelum kami melanjutkan kegiatan kami masing — masing hari ini.

Foto bersama Ca — Ekspeditor DK AMI dengan kak Gege
Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade