Kangen Kalian..

Di luar hujan rintik-rintik, kayaknya akan awet sampai jelang pagi. Suasana malam ditambah hujan rintik-rintik itu serius selalu bikin baper lah. Biasanya bapernya karena kangen pacar yang sudah beberapa purnama nggak ketemu. Halah haha.

Lalu, muncul notifikasi itu. Notifikasi dari media sosial warna biru tua, bukan biru muda. Sebuah note yang ditulis lima tahun lalu sama teman segeng kuliah, dan masih bikin ngakak isi tulisan note itu.

Notifikasi dari komen tentang rencana ketemu ketika nanti kita sama-sama mudik ke Jakarta. Hal yang paling dinanti dari mudik selain ketemu keluarga, ketemu sahabat.

Setelah baca note itu, ingatan lalu kembali ke lima tahun yang lalu. Ketika hidup begitu berat hanya karena skripsi, ujian kompre atau tugas kuliah yang menumpuk. Namun, segala hal berat nampak jadi lelucon kalau kita sama-sama. Apa saja jadi bahan ketawaan kala ketemu. Apa saja.

Iya, tiba-tiba saya kangen sahabat-sahabat saya. Kangen banget. Saya kangen tertawa tergelak pada lelucon receh. Kangen membicarakan orang yang nyebelin sama-sama tanpa takut dijudge tukang ngomongin orang.

Sekarang setelah kerja, beban makin menggila daripada skripsi dan ujian kompre. Susah menemukan orang-orang kayak kalian. Lalu, ketemu kalian pun sama susahnya hehe

Ya namanya juga hidup ya..

Syukur-syukur bisa traveling bareng kayak kemaren pas Japan trip. Traveling bareng beberapa orang saja tapi sudah cukup mengobati kangennya bareng-bareng kita dulu. Wishlist buat travel abroad sama-sama checked !

Saat ketemuan di Jakarta pas mudik atau traveling bareng pun rasanya nggak cukup waktu buat terus banyak cerita. Beberapa menjadi sosok yang berbeda, beberapa tetap menjadi sahabat yang saya kenal dulu. Tidak ada yang salah tentang sosok yang berbeda, toh berbeda menjadi lebih baik.

Lagi pula saat waktu dan lingkungan berbeda, hal itu mampu mengubah seseorang kan ?

Entah mengubah sikap, sudut pandang atau tentang prioritas.

Tapi semesta tetap membuat sahabat tetaplah sahabat.

Lalu saya sadar satu hal, saya bukan hanya kangen orang-orangnya tapi saya kangen momennya.

Saya kangen saat kita merayakan selesainya UAS dengan nonton ke bioskop, naik angkot sama-sama. Makannya tetap kaki lima di bebek Bu Bariah Kampung Melayu, pulang naik angkot lagi dan jalan menyusuri jalan sekitaran otista menuju kost masing-masing.

Saya kangen kala kita harus teliti pilih paket hemat di KFC, lalu hompimpa siapa yang beruntung dapat dada dan yang naas dapat paha haha.

Mungkin sekarang pendapatan kita mampu membeli paket KFC termahal atau naik transportasi yang buat kita langsung turun di tujuan. Namun, rasanya mungkin sudah beda dan kita tak bisa mengulang itu lagi.

Dan momen-momen itu selalu kita ceritakan ulang saat kumpul kembali. Tak habis-habis, dan selalu bikin ketawa.

Lalu, dari kalian saya belajar di tengah dunia kerja dan hidup yang jungkir balik, teman sejiwa itu susah ditemukan. Terima kasih telah menjadi teman baik sejiwa selama masa kuliah dan sampai sekarang.

Semoga silahturahmi tahunan tiap mudik tetap terjaga walau sibuk dan udah punya buntut hehe.

Empat sayap kiri sudah sold out. Hayo sayap kanan siapa duluin ? Haha