Lotere Hidup

Nadinya berdentum lemah, letupnya mengerucut. ‘Hidup menunggu lotere kematian’ batin nya. suatu saat nomor kita disebut. kembali melubangi hati yang tak pernah siap. dua kali satu ternyata butuh banyak bekal perhitungan. nafas yang tersengal, rindu yang terjejal, dan waktu yang masih bertepi ajal.