
Doa seorang Ayah
Tuhanku, bentuklah putraku menjadi manusia yang cukup kuat,
Untuk menyadari manakala ia lemah
Dan cukup berani untuk menghadapi dirinya sendiri
Manakala ia takut,
Manusia yang merasa bangga dan teguh dalam kekalahan
Rendah hati serta jujur dalam kemenangan
Bentuklah putraku menjadi manusia yang kuat dan mengerti,
bahwa mengetahui dan kenal akan dirinya sendiri
adalah dasar dari ilmu pengetahuan
Tuhanku, janganlah putraku Kau bimbing
Diatas jalan yang mudah dan nyaman,
tapi bimbinglah ia di bawah tempaan dan desak kesulitan tantangan hidup,
Bimbinglah putraku agar tegak ditengah badai
Dan berbelas kasih kepada mereka yang jatuh
Bentuklah putraku menjadi manusia yang berhati bening dengan cita meninggi langit
Manusia yang sanggup memimpin dirinya sendiri sebelum ia berhasrat memimpin orang lain,
Manusia yang menggapai kegemilangan hari depan tanpa melupakan masa lampau
Dan setelah semua menjadi miliknya,
Lengkapilah ia dengan rasa humor agar ia bersungguh-sungguh,
Tanpa menganggap dirinya terlalu serius,
Berikanlah padanya kerendahan hati
Kesederhanaan dari keagungan hakiki
Keterbukaan pikiran bagi sumber kearifan
Dan kelembutan dari kekuatan sebenarnya
Setelah semuanya tercapai
Aku ayahnya berani berbisik: “Hidupku tidak sia-sia“
Oleh Douglas McArthur
