For My Mother in Lord Heaven

“Untuk Ibu”. Aku memujimu…

Tuti Soetodimedjo
Feb 24, 2017 · 1 min read

Ibu…..

Seorang wanita yang telah mengenalkanku pada dunia dengan hatinya yang lembut, jiwanya yang kuat, matanya yang syahdu, tangannya yang terampil dan cekatan, kakinya yang kokoh, tubuhnya yang tegap, Engkau telah menghantarkanku pada cerita kehidupan tanpa bualan.

Ibu, Engkau telah menghantarkanku pada sebuah realita kehidupan dengan banyak pelajaran.

Ibu, hatimu diciptakan Tuhan untuk menyayangi dan mencintaiku tanpa syarat. Ikatan batin mu menembus sukmaku. Kesedihanku juga sedihmu, kebahagiaanku juga bahagiamu.

Ibu, matamu diciptakan Tuhan untuk menjaga sikapku, menjadi saksi bahagia dan sedihku.

Ibu, tanganmu diciptakan Tuhan untuk melindungiku, mendekapku dari marabahaya.

Ibu, kakimu diciptakan Tuhan untuk menyokong hidupku dengan segala upayamu.

Ibu, tubuhmu diciptakan Tuhan sebagai bagian dari diriku yang selama sembilan bulan engkau mengandungku.

Ibu, Engkau adalah perempuan hebat yang telah menjadikanku bijak dalam mensikapi pelajaran hidup dan kuat dalam menghadapi ujian hidup.

Ibu, kini seluruh ragamu yang kuat telah beristirahat di pusaramu.

Namun, hati dan jiwamu selalu hidup bersama dalam diriku.

Your little daughter,

Tuti NSS.

    Tuti Soetodimedjo

    Written by

    The Humanist, Philosopher and Nature Lover; Insights HR Consulting Firm; an Entreprenuer who loves to read and writing whilst the Jazz tune on.

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade