Daftar Nama

Teruntuk Desny Putri Sunjaya

Rumah ialah kamu, terima macam-macam kurangku.

Hadirmu serupa peluk Ibu, kubutuh kamu. Karena raga ini jenuh pada sepi.

Aku lelah bermain-main, engkaulah yang kuingin.

Tuhan ciptakanmu dengan kelebihan apa yang belum kupunya, denganmu aku ingin saling melengkapi dan merasa memiliki bersama-sama.

Semoga engkau selalu menjadi ganjil yang menggenapi, mewujud mimpi yang basahnya menggenangi malam-malam yang akan berlalu, dan bangunku penuh bahagia. Berkatmu.

Kau anugerah terindah, dimataku kau maha indah, ingin berkali-kali kupetik saja senyummu itu.

Tawamu menggemaskan dan hangat sekali di telinga, semoga kau tak henti-hentinya menertawai hal-hal aneh yang selalu aku tujukan teruntukmu. Tawamu seumpama obat-obatan bagiku, tanpa itu mungkin aku tak sehat.

Semoga, semua puisiku hanya tentangmu hingga aku benar-benar tiada dan tak menulis lagi. Silahkan baca aku berulang-kali, cintai aku sampai tiba titik nafas penghabisan ini.

Namamu, mengiringi nafas ini dan disetiap kali doaku berada, kau termasuk nama di dalam daftar yang selalu ingin kubahagiakan, setelah nama ayah dan ibu juga kedua adikku.

Like what you read? Give Mad Ulil Ayidi a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.