perih(al) kehilangan

Ada kegelisahan yang diam-diam kita sembunyikan, Sayang. Masing-masing dari kita agaknya begitu ahli menyimpan luka. Berhasil meyakinkan semua orang bahwa kita adalah orang paling bahagia yang ada di dunia, untuk menangisinya sendiri kemudian.

Kau bilang masing-masing dari kita hanyalah sebuah persinggahan. Bisa saja aku meninggalkanmu lebih dulu, atau kau yang memilih pergi tanpa permisi. Kita tertawakan kata selamanya yang didengung-dengungkan para pecinta picisan itu. Saling mengaku siap, padahal kita telah sama-sama tahu, bukankah tak ada satu pun makhluk yang benar-benar siap untuk sebuah kehilangan?

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.