aku menemukanmu ashar

kau terbangun dari senja yang dulu

senja dan hujan yang sama di pelataran kampus

aku mengenalimu

aku memandangmu lekat

aku sama sekali tak mau beranjak kemana-mana

tapi kau beranjak dari sana

aku mendambamu ashar

setiap malam kucoba isi dengan menampilkan sosokmu dalam tiap pejamku

kau tahu

ini sulit

aku tak mau lupa wajahmu

aku takut lupa kamu

kamu mendua ashar

sejengkalpun kamu tak mau melangkah padaku

dan memilih mendamba pada wanita yang berbeda

aku mencintaimu ashar

itu hakku

perihal kau tak suka

itu hakmu

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.