Hartono dan Si Bom Waktu

Hartono tak pernah memaknai hidup ini sebagai sebuah perjalanan. Bagi dia, hidup adalah menunggu.. seperti saat kau duduk dengan terlilit kabel berwarna merah kuning biru dan hijau. Serta suara detik pemicu waktu yang kian merdu.

Daarrr !! Itulah yang Hartono tunggu, Habis sudah hidupnya. Selesai.

Setidaknya dari Hartono kita belajar. Dengan atau tanpa harapan, Bom waktu akan Berhenti berdetak. Entah kapan, kita akan meledak. Selesai.

Show your support

Clapping shows how much you appreciated UziBangke’s story.