Mungkin hanya aku yang terlalu berpikir.
Hanya aku yang melihat suatu titik hitam pada kertas putih
yang membuatnya menjadi tak lagi bersih.
Titik hitam kecil yang sebenarnya hanya terjatuh secara tak sengaja.
Terjatuh, lalu menetap.
Hei, namun lihatlah, tidak semuanya dapat melihat titik itu.
Masih banyak ruang di sekitarnya.
Hanya saja perbedaan memang selalu menjadi pertanyaan, bukan?
Ya, benar.
Namun..
Mengapa sulit ketika tinta putih mulai mengulurkan tangannya?
Apa mungkin titik hitam tak akan pernah menjadi putih?
