Dia bilang aku berharga!

Tumbuh dengan ke-maskulin-an yang mendominasi, membuat saya terbiasa dipandang ‘berbeda’. Dan semakin maraknya LGBT, tidak sedikit juga yang mengira saya lesbi hanya karena mayoritas cewek tomboy itu lesbi.

Saat mandi, saya mencoba berpikir secara kontradiktif,

Apa yang salah dengan LGBT?

Tidak sedikit dari mereka yang mengorbankan segalanya untuk memperjuangkan HAM sesamanya di luar sana.

Let the gay couples adopt the babies that have been abandoned by the straight ones.

Benar aja, mereka menyelamatkan banyak nyawa loh.

"Bukannya nyelamatin nyawa-nyawa juga berkenan dihadapan Tuhan? Toh semua orang berdosa tetapi telah dibenarkan oleh Kristus. Berarti selow dong?"

"Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut." -Amsal 14:12.

[jujur, saya hanya mengingat saya membaca ini 1 kali dan tidak ingat seluruh ayatnya, tetapi Bapa berikan rhema untuk melawan pikiran pertama saya]

Dosa adalah dosa, gabisa ditawar-tawar. Memang dikira Tuhan bakal suka liat anak-anak-Nya jadi LGBT? kaga. kaga bakal.

"Tuhan jahat dong ngebiarin banyak yang mati, padahal bisa aja Dia biarin gw sendiri yang jadi lesbi dan adopt banyak bayi. Toh mending binasakan 1 orang aja (saya sendiri yang emang berdosa) daripada ngebiarin banyak nyawa suci yang hilang."

[entah kenapa di awal saya mengaku bahwa Dia adalah Tuhan, saya merasa yang sangattttt tidak layak. hingga di beberapa titik saya terus menanyakan kenapa saya yang diselamatkan, kenapa bukan orang lain. bahkan saya ’memaksa' Bapa untuk menerima mindset saya bahwa saya tidak layak, “kan masih banyak yang lebih layak”]

Dan emang gaada yang bisa ngalahin kerennya Kristus.

Saat sampai berpikir di sini (dengan segala macam over thinking dan over emotional lainnya), Dia membungkam saya.

"Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa2 sebagai ganti nyawamu." -Yesaya 43:4.


Check mate.

Dan saya percepat mandi saya biar ga masuk angin, karena tubuh saya adalah milik Kristus.

Ruth Vanessa Grafisia Pasaribu

Written by

Loved in many b-e-a-utiful ways.

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade