Lagu Yang Viral Di Twitter Itu, Ternyata…
Beberapa waktu yang lalu, saya dipusingkan dengan lagu yang ada di thread twitter milik akun @howtodressvvell. Isinya tentang dia menemukan sebuah kaleng biskuit (mungkin) tahun 60’an berisi piringan hitam di dalam tanah ketika rumahnya sedang direnov. Saya di-tag teman saya untuk mencari tahu judul lagu ini (dia adalah Akbar Farhatani )

Kemudian, dia mengunggah sebuah video gelap yang berisi audio. Audio tersebut berasal dari piringan hitam yang ditemukan itu yang sudah di-convert. Ketika dimainkan, lagu sepanjang 2 menit 20 detik ini memang terasa seperti lagu yang direkam tahun 50–60’an.
Saya pun penasaran siapakah penyanyinya dan apa judulnya. Mulai mencari dari lirik lagu yang didengar, bertanya ke orang tua, bahkan sampai bertanya di grup whatsapp keluarga besar. Semua itu hasilnya nihil. Saya sampai menyelam ke bagian kolom komentar di thread tersebut, dengan harapan bisa menemukan jawaban. Hasilnya tetap nihil.
Tapi, ada sesuatu yang mengganjal di pikiran saya. Kalau misalkan lagu itu direkam tahun 50 sampai 60’an, kenapa mixing lagunya begitu jernih dan balance? Ya walaupun ada “kemresek” ala piringan hitam. Tapi lagunya begitu balance di bagian mixing-nya. Bass dengan suara gitarnya begitu rapi. Saya jadi bertanya-tanya; “Apakah ini lagu yang baru direkam kemarin?”
Karena, lagu-lagu yang direkam tahun 50–60’an, mixing-nya tak sebersih dan se-balance ini. Karena saya biasa mendengarkan musik-musik di tahun kisaran 50–60’an.
Rasa penasaran saya mulai mengendur akan hal ini. Tapi tetap saya bicarakan dan mendiskusikan bersama teman-teman saya yang mengerti musik.
Tadi, ketika saya sedang siaran dengan rekan siaran saya, dia menanyakan apakah saya sudah menonton film Perempuan Tanah Jahahaha. Maaf, maksudnya Jahanam. Saya memang ingin menonton film-nya, tapi belum sempat. Dia bercerita sampai dia berkata “Musiknya yang bikin merinding”. Saya seketika membuka aplikasi layanan streaming lagu yang dipakai semua orang — tapi aplikasi crack-nya. Memang seingat saya, semua soundtrack atau score film-nya ada di layanan streaming itu.
Ada satu judul lagu yang menarik perhatian saya: “Pujaan Hati” dari The Spouse.

TERNYATA INI LAGU YANG SELAMA INI SAYA CARI. Pertanyaan yang selama ini mengganjal pikiran saya akhirnya terjawab. Memang benar, biar waktu yang menjawabnya.
The Spouse adalah proyek dari Aimee Saras dan suaminya (Tony Merle dari The Brandals).
Dan saya baru sadar, ternyata thread di Twitter milik akun @howtodressvvell ini adalah sebuah langkah marketing untuk peluncuran film Perempuan Tanah Jahanam.
Well done, Guys.