Kenapa Aku di Dunia?

Aku lahir 30an tahun lalu. Tempatku lahir dekat dengan lokasi air terjun tertinggi di Indonesia. Aku lahir di dalam sebuah keluarga yang terdiri dari seorang bapak, seorang ibu, dan seorang kakak. Bapak seorang pendeta, ibu seorang guru, dan kakak masih bayi berumur 3 tahun. Kenapa aku bisa lahir di dunia, di tengah keluarga seperti itu?

Secara biologis, aku lahir di dunia ini karena adanya ibuku yang melahirkan aku. Kenapa aku bisa ada di dalam perut ibuku? Secara biologis juga, aku ada di perut ibuku karena ada pertemuan antara sperma dan sel telur. Konon ada jutaan dan satu saja yang berhasil bertemu sel telur dan menjadi calon diriku. Jadi, apakah ada kebetulan dalam proses secara biologis itu? Kebetulan sel yang satu itu yang duluan sampai di sel telur…

Kenapa aku ada di dunia ini? Faktor biologis tak mungkin ada kalau tak ada keinginan bapak dan ibuku untuk punya anak lagi setelah ada kakakku. Jadi, aku ada di dunia ini karena bapak dan ibu ingin punya anak lagi walaupun mereka sudah punya kakakku. Satu anak sepertinya kurang.

Setelah lahir, aku diberi nama yang artinya anak pemberian Tuhan. Nama tengahku punya arti bahwa bapakku dan ibuku memberanikan diri berkomitmen untuk punya dua anak saja.

Kenapa aku di dunia ini? Jelas, ini bukan keinginanku.

Tangerang Selatan, 1 April 2017, 23.59

Originally posted on vontho.wordpress.com

Show your support

Clapping shows how much you appreciated vontho’s story.