Wahyu
Wahyu
Sep 5, 2018 · 2 min read

Kenapa Kamu akan selalu hanya teman baginya,

.

Kalian bertemu, saling mengenal bertahun lamanya, menyapa sesekali, berbincang tentang sekelebat hal, lalu hilang lagi…

timbul tenggelam, muncul lagi tanpa kabar baru, ah Dia masih sama saja seperti perkenalan pertama,

kalian berbagi debat, kisah-kisah hebat, cerita tentang lingkaran pertemanan yang sama, lama-lama kalian hanya berbagi kisah yg dinikmati cukup sebagai pembaca, tak juga saling berbicara,

tidak juga bersua, maupun ingin untuk saling berkata, hanya mengerti, hanya saling paham,

membiarkan dia menjalani hidupnya, mengamatinya berjuang mencari kebahagiaanya sendiri,

ah dia sedang bahagia,syukurlah…. paling tidak, dia tidak sedang bersedih… dan bagimu cukup untuk mengenal dia sewajarnya saja, tidak untuk berada disisinya, karena hatimu terlalu sedih untuk berbagi,

kadang kamu menertawakan leluconnya, menghiburmu saat lengang dan hampa yang mulai terasa sesak di dada, tapi Kamu tak juga ingin untuk memuji usahanya,

kamu mengagumi apa yang dia kagumi, membaca apa yang dia baca, mendengar lagu yang sedang suka didengarnya,mengerti jalan fikirannya,

seperti jarak yang sengaja kamu buat, dia juga tidak sedang ingin mendekat atau didekati,

kamu mengerti maksudnya tanpa bertanya, Dia sama sepertimu yang selalu mencoba mengenal diri sendiri,tapi kurang ingin berbagi,

kalian hanya sedang saling menghargai keberadaan masing2, memahami tanpa mencampuri,bagimu dan baginya itu cukup,

barangkali kalian akan menyakiti jika bersama, atau akan lebih menyakitkan jika pernah bersama dan harus berpisah,

kalian damai tapi kosong, seolah baik-baik saja tanpa bersama,

Ketika Dia sudah mulai gundah, hatimu tergugah….kali ini tentang siapa yang sedang diceritakannya, apakah itu kamu? fikirmu,

tapi Kamu lagi-lagi menghindar untuk merasa lebih, kamu mundur dan memilih menunggunya untuk bahagia bersama orang lain,

apakah orang lain itu lebih baik darimu? akankah dia memahaminya sepertimu?

kamu berharap dia akan mengerti, bahwa kalian sebaiknya bersama, tapi hatimu terlalu kecil untuk memulai merasa lebih, ketakutanmu akan kesedihan lebih besar dari rasa takut kehilangannya,

karena itulah kalian akan selamanya berteman, hanya saling memahami tapi tidak berani menyayangi,

Wahyu

Written by

Wahyu

🍌 and Black Coffee drinker