Berdamai dengan Kegaduhan di Media Sosial

Timeline media sosial mendadak gaduh akhir-akhir ini. Dari kegaduhan kasus SARA, politik pilkada yang akhirnya merembet kemana-mana. Terus terang saya pribadi sebelumnya tidak peduli dengan kegaduhan ini, namun lama kelamaan, kegaduhan ini sangat menganggu saya :) hingga akhirnya saya menuliskan posting ini sebagai wujud kegerahan saya.

Teman-teman yang masih mampu berfikir logis, sebenarnya untuk menghindari kegaduhan ini caranya simpel, yaitu dengan menghindari dan tidak melihat sumber kegaduhan tersebut, log off dari media sosial, that’s it, selesai!. Namun bagi sebagian orang seperti saya, yang memanfaatkan media sosial untuk mendukung pekerjaan seperti berkoordinasi dan berkomunikasi dengan kolega dan klien dan mengelola halaman produk dan lembaga, mendadak tidak aktif di media sosial jelas tidak mungkin dilakukan.

Lalu bagaimana caranya berdamai dengan semua kegaduhan ini? Saya memilih untuk ikut membuat kegaduhan bersama para pembuat kegaduhan namun dengan konten yang berbeda. Kita dapat membuat kegaduhan-kegaduhan yang sama sesuai dengan passion dan “tugas” kita dalam kehidupan ini. Mari kita warnai timeline media sosial dengan kegaduhan yang lebih bermakna, yang dapat membuat keluarga dan orang-orang di sekitar kita bahagia, kegaduhan yang bermanfaat dan kegaduhan yang menginspirasi.

Daripada larut dalam kegaduhan yang diciptakan orang lain, yang memang tugas dan pekerjaannya membuat kegaduhan, lebih baik kita membuat kegaduhan-kegaduhan kita sendiri dan meramaikan timeline media sosial dengan cara yang berbeda, dengan cara positif. Dan tidak lupa, mari fokus kepada kehidupan dunia nyata kita. Sibukkan saja diri kita dengan fokus pada pekerjaan, keluarga dan masyarakat. “Terkadang kita terlalu sibuk dengan orang lain, padahal masih banyak masalah pribadi yang sebenarnya harus diselesaikan”