Jadi pada kesempatan ini aku bakal mencoba me-review Biggest Dota 2 Championships “The International” yang ke-7. Yang bakal aku review bukan tentang permainan dota nya atau meta atau apalah itu tentang pertandingan, yang aku review adalah dari sisi pelaksanaan nya, dan beserta konsep-konsep dan hal-hal kecil tentang penyelenggaraannya jadi jangan khawatir buat yang ga main dota atau nonton hehe, Review nya juga dari penilaian pribadi ku (sebagai yang pernah ngadain event hehe)
The International merupakan event terbesar dalam dunia E-Sport Gaming. Dikatakan besar karena memiliki Prize pool (hadiah) terbesar melebihi kompetisi game besar lainnya seperti CS:GO, Tekken. Tercatat prize pool dari The International adalah $24,787,913. Gak heran banyak pemain pro dota yang bermimpi memenangkan TI (The International)
Dari sisi pelaksanaan nya ada beberapa faktor yang menurutku patut diacungi jempol dari The International 2017 dan bisa dipelajari untuk para penyelenggara event.
- Campaign Pra-Event The International
Penyakit pada penyelenggaraan event adalah terlalu memfokuskan konsentrasi pada hari H, saya bilang ini penyakit karena bisa bayangin misalkan dalam persiapan event setahun keberhasilan hanya ditentukan dari 1–5 hari. Oleh karena itu pra-event juga harus dipertimbangkan supaya meningkatkan keberhasilan atau at least hype dari pelaksaanaan hari H
dalam The International pra-event sudah dilakukan sejak h-3 bulan. Pra-event dilakukan melalui penonton dapat memilih tim favorit, vote hero favorit, hadiah-hadiah the International yang didapatkan melalui level. Selain itu mereka merubah main menu dota, beserta lagu nya sesuai dengan tema TI. Menurutku campaign nya sangat detail dan well prepared tanpa melupakan hari H nya
2. Tau mana budaya, mana improvisasi
Pada dasar nya dari awal the International sampai sekarang ya gitu-gitu aja. Cuman tim e-sport dota di dunia berlaga sampai final (gak cuman ya itu). Pressure point pada annual event (event yang diadakan tahunan) adalah membuat sesuatu yang baru sehingga acara tetap dinanti dan fresh setiap tahunnya tanpa menghilangkan ciri khas event. Yang sering terjadi adalah kegiatan tahunan mengambil aman nya aja yaa yang sudah bagus dipertahankan, yang jelek diganti, dan pada akhirnya event tersebut stagnan.
Namun itu tidak terjadi dalam The International, Bagaimana improvisasi TI setiap tahunnya bener-bener amazing. Dari yang awalnya arena hanya dilihat dari satu sisi, sekarang bisa dinikmati 4 sisi. Dari yang awalnya arena hanya kotak tempat player bermain, sekarang diciptakan semacam VR hero-hero yang sedang dimainkan. Dan yang paling sangar… openingnya!!
https://www.youtube.com/watch?v=ZhmayaAcKAs
3. Persistence terhadap tema
Biasanya tema dalam acara hanya sebagai pemanis, mengangkat isu zaman sekarang namun pada implementasi nya tidak seberapa tersampaikan. Tema dalam acara merupakan pesan pertama yang ditanamkan pada pengungjung/penikmat. Tema yang bagus menurut saya tanpa perlu diucapkan namun para pengunjung sudah tau mengenai tema yang sedang dijalankan
Pun pada The International, mereka memiliki tema yang berbeda-beda tiap tahunnya. Tahun ini mereka mengangkat tema air. Mereka bahkan merubah arena dota, membuat lagu yang (menurutku) bernuansa tengah laut, main menu, dari awal acara sampai selesai mereka konsistem dengan warna dan nuansa lautnya. opening ceremony pun pake gelembung gelembung
4. Dota for All
Meskipun Dota merupakan game nomer satu (pada saat itu, sekarang kayake PUBG) mereka tetap memberi jalan untuk para pemain dota newbie untuk juga bisa menikmati acara The International, mereka membuat video cara bermain dota sampai membuat penjelesan-penjelasan selama pertandingan.
