Melamar dan Menikah

Melamar atau meminang dalam Islam diistilahkan sebagai khitbah. Khitbah atau melamar wanita adalah prosesi awal sebelum seseorang memutuskan untuk menikah. Walaupun pada realitasnya, ada pula seseorang yang langsung menikah tanpa melalui proses ini. Namun perlu digaris bawahi bahwa hal ini merupakan cara yang diberikan dalam Islam sebagai jalan untuk saling mengenal sebelum memutuskan untuk menikah.

Menikah adalah sunnah Nabi maka seyogyanya bagi yang mampu maka harus bersegera dalam menjalankan jalan hidup yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Karena pernikahan bukan semata untuk memadukan dua hati yang dimabuk cinta, juga merupakan jalan bagi seorang hamba agar bisa terbebas dari maksiat. Karena tentu secara alamiah, seorang pria akan tertarik kepada wanita dan begitu pun sebaliknya. Dengan adanya dorongan ketertarikan adalah hal yang bukan mustahil banyak menghasilkan dosa dan maksiat.

Oleh karena di dalam hadits bahwa seorang pemuda yang tidak bisa menahan gejolak hawa nafsunya dan belum mampu juga menikah, maka puasa menjadi jalan baginya agar nafsu itu bisa dikendalikan.

Karena nafsu yang tidak terkendali bisa menjadi boomerang yang bisa merusak bagi diri manusia sendiri.

Karena pernikahan memiliki tujuan yang mulia, maka persiapan pernikahan juga tidak boleh serampangan. Termasuk dalam memilih calon pasangang hidup, karena pasangan hidup yang akan menentukan kebahagiaan dalam biduk rumah tangga maupun kesuksesan seseorang.

Maka meminang atau mengkhitbah wanita harus dilakukan dengan cara-cara yang Islami dan juga harus berdasarkan pertimbangan kebaikan Islam, yakni dipilih berdasarkan karena kualitas ibadahnya.