Wanita Muslimah adalah Penyangga Keluarga Islami

Wanita muslimah adalah pribadi yang luar biasa ditengah arus cobaan dunia sekarang ini. Pasalnya, untuk menjadi taat sungguh sangat susah. Banyak rintangan dan halangan di sana-sini.

Ditambah jika kurangnya pengetahuan dan pemahaman agama Islam masyarakat. Karena pendidikan lebih banyak diarahkan kepada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi tambah dibarengi dan bersinergi dengan pengenalana ajaran Islam.

Ajaran agama Islam tidak lagi dijadikan pondasi awal bagi perkembangan anak-anak, sehingga kelak disaat remaja dan dewasa pemahaman agama mereka belumlah memadai.

Oleh karena itu, kita bisa menyaksikan bahwa banyak orang muslim yang malah menolak syiar dan syariah Islam sendiri. Termasuk misalnya penggunaan jilbab dan khimar bagi wanita.

Mereka berargumen bahwa untuk memakai jilbab harus siap dulu, menunggu panggilan jiwa dan hati. Padahal tanpa ada panggilan jiwa sebenarnya memakai jilbab adalah kewajiban. Jadi, kalau soal kewajiban tidak ada posisi tawar menawar atau menunggu sampai kita siap.

Inilah kemalangan yang harus dihadapi kaum wanita muslimah sekarang ini.

Oleh karena itu, jika seorang muslimah berusaha taat dan terus berusah taat di tengah derasnya cobaan. Maka di masa hidup selanjutnya di saat ia berumah tangga, ia akan menjadi penyangga terbentuknya keluarga Islami.

Like what you read? Give Wira Wijaya a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.