Janji kencan


Berawal dari membaca buku tentang dino didepan bocah laki-laki ini ,

“ mba dino galak gak? Kuatan mana dino sama badak? “

Pintar sekali bocah ini mentang-mentang digambar dinonya punya cula dia bandingin sama badak.

“Dino galak, dino galak sama anak yang nakal, ngelawan orang tua. Terus dino sama badak berantem ya menang dino, kalau gak percaya, coba nanti kamu ke ragun*n liat dino sama badak”

Jawabanku sedikit berlebihan dan faktanya bohong. Ini yang kusesali berbohong didepan bocah berumur tiga taun, niat awal ku menakuti karena keadaan lingkungan ku yang begitu tidak bagus , tetapi cara ku salah.

“ kalau aku nakal nanti dia makan aku ya mba? “

Aku cuman menanggapinya dengan senyuman saja, biar dia yang menyimpulkan sendiri, apa dino makan dia atau tidak. Cukup yang sebelumnya aku berbohong.

“Nanti abis lebaran aku ajak mba windah main ke ragun*n ,kita liat dino berantem sama badak. .”

Aku tertawa,ini ajakan kencan? Atau gimana? Haha ini pertama kalinya aku diajak kencan dengan pria, pertama kalinya dan pria itu masih bocah, masih berumur tiga tahun.

Tiga hari kemudian setelah ajakan kencan tersebut, bocah itu main lagi kerumahku. Dengan santainya dan coolnya dia ngajak ku kencan lagi.

“Mba Windah nanti kita naik mobil, mobil taksi aku yang bayar pakai uang ayah. Kita lihat dinonya”

Ya Tuhan, dia masih ingat . Dan Omongannya dewasa sekali, gimana nanti dia dewasa? Mau jadi apa kamu nak. Masih bocah saja bisa bikin aku terbang, gimana dewasanya.


Planet ,26 juni 2016. Aku bersama kupu-kupu terbang , mengenang kencan dino