W
W
Sep 6, 2018 · 4 min read

Bisa Sidang

Baiklah aku akan bercerita perjalanan skripsiku. Awal masuk semester 8 sekitar bulan Januari/Februari. Teman-temanku sudah pada setor judul. Tapi aku masih stuck di situ situ aja karna pikiranku lagi bercabang. Saat itu lagi diposisi kalo dibilang cobaan bisa tapi mungkin halusnya proses pendewasaan kali ya. I have problem in my family. Berasa kerasnya kehidupan gitu tapi lebih sedihnya karena terjadi di bulan Desember, rasanya tersuram dan bertubi-tubi hehe. Singkat cerita aku telat dibandingkan teman-teman lain. Barulah bisa sidang up (usulan penelitian) tanggal 23 Maret 2018. Hasilnya masih drama dengan data dan tetek bengeknya. Alhamdulillah Allah Maha Baik Allah perlancar. Aku mengajukan 2 pembimbing yang menurutku sesuai dengan topik yang diambil. Kemudian sk (surat keputusan) skripsi turun tanggal 13 April 2018. Jauh jaraknya? Betul karena harus urus sana sini sampai fixed dulu datanya. Soal pembimbing? Woah kaget sih ini kedua duanya meleset. Gak ada yang dikabulkan pembimbingnya. Husnudzon aja ya. Selama bimbingan diperlancar tapi ada kerikil-kerikilnya. Sempat sebelum lebaran idul fitri pembimbing kedua bilang “.. yang ini gak tau bisa sidang Agustus engga ya (saat itu diposisi masih bab 1 tapi udah 5x bimbingan) tapi ikhtiar dulu aja yaa”. Bhaique ibu sudah membuat saya panas dingin. Dari situ timbullah kemalasan yang menjadi-jadi. Lalu setelah libur lebaran saat orang-orang masih liburan aku sudah stay di kosan. Bimbingan ke dosen pertama “.. ini kamu kemana aja? Jangan salahin saya ya kalo gak lulus Agustus”. Wow aku makin malas dong hehe. Ketika itu baru masuk bab 3 sementara hari itu h-2 mingguan pengumpulan draft skripsi. Kalo lewat ya wisuda Februari. Antara kesel, bego, pengen nangis tapi gak bisa nyalahin siapa-siapa hehe. Dikebutlah sampai di minggu terakhir dosen pembimbing satu udah menyetujui bisa sidang. Beliau ini bapak dekan terchynta pas diakhir-akhir semakin baik mungkin karena ingin mahasiswanya pada lulus biar gak ngaheurinan kampus hehehe. Mentok nih di dosen pembimbing dua yang udah panik pada hari h terakhir pengumpulan draftku belum di acc padahal janjinya h-1 sebelum pendaftaran ditutup. Udah ingin nangis sejadi-jadinya terus ibunya datang. Bayangin deh betapa senangnya aku hahaha. Akhirnya bisa daftar. Kemudian jadwal sidang skripsi kebagian tanggal 8/8/2018. Angkanya cantik ya wkwk. Pengujinya udah ketebak dong dosen yang kuinginkan jadi pembimbing kini menjadi penguji skripsiku. Gitu ceunah kalo judul ftv mah haha. Deg deg an sih tapi kalo mau presentasi biasa juga suka deg degan kok hehe. Alhamdulillah semuanya bisa dilalui. Hasil tidak akan mengkhianati usaha itu betul adanya. Sebenernya ada poin yang bisa diambil kalo disadari. Alhamdulillah karena husnudzon sama Allah yang tidak mengabulkan dosen pembimbing keinginanku, karena belum tentu aku bisa sidang bulan tersebut. Dan harus ingat kesusahan setiap orang beda-beda. Mungkin perjalanan skripsiku begini perjalanan skripsimu begitu. Allah atur porsinya sesuai kemampuan. Dan rasanya Allah mengganti semua kesedihanku dengan kasih sayangNya yang gak bisa diprediksi. Duhhh….

Ini aku bagiin moment kala itu. Salah satu hari bahagiaku..

8 Agustus 2018 — Sidang Skripsi

Sumringah dong akhirnya petjah juga

Ini muka muka (calon) wisudawan dan wisudawati periode Agustus dari fakultas aku totalnya 121 orang.

Spot me? Sampe musim duren pun gak akan ketemu karena faktanya disana gak ada aku hahaha

Nyatanya sebelum tiba di hari itu masih ada serangkaian proses yang wajib diikuti.

Desember 2017 — Lokakarya KKL (Kuliah Kerja Lapangan)

Kalo yang ini ada aku kok cius hehe

Mei 2018 — Pesantren Calon Sarjana

Jangan menyerah sama halang rintang keadaan. Capek boleh kita kan bisa berhenti dulu buat istirahat. Terus lanjut lagi perlahan-lahan sampai bisa berdiri dan berlari kembali.

Buat yang sedang menjalani atau yang baru mulai semangat terus ya. Hari kemenangan sudah menantimu. The tassel worth the hassle🎓

    W

    Written by

    W

    would you listen my story?

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade