Untuk Kawan-Kawan di KEMKOMINFO

Source: FCC Net Neutrality

Teman-teman di KEMKOMINFO yang baik, sebagai orang-orang yang dipercaya untuk bertanggung jawab atas perihal komunikasi dan informasi di Indonesia, pastinya kalian tahu bahwa netizen di Indonesia sedang mengalami pertumbuhan angka yang pesat, yaitu keempat di dunia, di atas Jepang dan Amerika Serikat (Ericsson Mobility, 2015).

Kami sebagai netizen sangat ingin bersahabat dengan kalian. Kami ingin sekali tersenyum dan berdecak kagum tiap kali melihat kebijakan KEMKOMINFO yang terpapar di media. Kami ingin menjadi netizen yang maju bersama pemerintahnya, orang-orang yang kami percaya untuk menuntun kami, agar menjadi warga yang lebih akrab terhadap teknologi dan literal terhadap informasi.

Sayangnya, bukan itu hal yang terjadi.

Setelah diblokirnya Reddit dan Vimeo beberapa waktu lalu, siang hari tanggal 17 Februari 2016 dada kami sesak mendengar kabar bahwa situs micro-blogging Tumblr akan diblokir.

Kami terheran-heran saat Reddit diblokir. Dalam hati kami berpikir, apakah kawan-kawan di KEMKOMINFO tahu bahwa mereka baru saja mencabut akses netizen ke sumber informasi terlengkap serta wadah komunitas terbesar di intenet? Apakah mereka tahu bahwa hampir setengah berita dan konten yang bersirkulasi di internet berawal atau setidaknya sempat singgah di Reddit?

Belum kelar duka kami, sekarang kawan-kawan dari KEMKOMINFO memutuskan untuk menutup Tumblr. Kali ini kami benar-benar terpukul.

Argumen kawan-kawan bahwa Tumblr patut diblokir karena memuat konten pornografi tampak kurang logis.

Tumblr merupakan situs micro-blogging yang memberikan wadah bagi penggunanya untuk mengunggah dan menciptakan konten sendiri. Secara substansial, fungsinya hampir mirip dengan situs media sosial lain seperti Facebook dan Twitter, juga dengan jasablogging/situs lain seperti Wordpress, Wix, dan Blogspot.

Semua situs tertulis diatas pun memuat konten dewasa. Dengan akses dan kata kunci yang tepat, kita dapat menemukan berbagai macam konten yang kawan-kawan di KEMKOMINFO sebut sebagai “pornografi” (silahkan coba sendiri, tampaknya kurang sopan untuk menulis contoh-contoh konten yang dapat ditemukan di sana dalam artikel ini).

Sudah lumrah diketahui bahwa terdapat akun yang mempromosikan prostitusi dan menyebarkan konten dewasa di Twitter dan LINE. Terdapat banyak grup Facebook di mana anggotanya saling berbagi konten dewasa dan narahubung jasa prostitusi. Banyak blog dengan jasa Wordpress dan Blogspot yang menyediakan link unduh film dewasa produksi Jepang dengan durasi lebih dari satu jam.

Bukankah itu juga pornografi? Jika Tumblr diblokir karena alasan terkait, cobalah bersikap adil dan blokir seluruh situs tersebut. Lalu kita lihat sebesar apa amarah dan kelompok netizen yang akan protes.

Tumblr telah menjadi wadah yang setia memberikan tempat bagi para netizen untuk berekspresi dan berkreasi selama bertahun-tahun. Sebelum kawan-kawan di KEMKOMINFO mencari konten “porno” dengan kata kunci yang jelas-jelas akan memaparkan konten terkait di, sudahkah kawan-kawan mencari kata kunci lain yang berkaitan dengan kreasi para netizen?

Di Tumblr, kawan-kawan dapat menemukan ribuan portofolio anak bangsa. Musik yang diciptakan melalui proses rekaman berbulan-bulan, tulisan dan artikel yang berjasa memberikan mereka posisi di media cetak dan online besar, karya visual yang mereka gunakan untuk mendapatkan pekerjaan dan klien baru. Semuanya hasil kerja keras bertahun-tahun. Banyak pula yang telah menginvestasikan uang untuk melakukan kostumisasi terhadap halaman blog mereka di tumblr, semuanya demi pekerjaan dan bidang yang mereka cintai.

Jujur, kami lebih akrab dan punya ikatan emosional dengan Tumblr dibandingkan kami mengenal kawan-kawan di KEMKOMINFO.

Silahkan blokir Tumblr, jika kawan-kawan di KEMKOMINFO dapat menciptakan wadah baru bagi kami, para netizen, para penulis, dan para pekerja kreatif, untuk mengarsipkan dan memamerkan karya kami. Namun kami rasa menyediakan hal tersebut bukan tanggung jawab kalian, dan terlalu muluk-muluk untuk diharapkan.

Kami tidak akan puas dengan respons seperti “silahkan menggunakan situs blogging lain”. Banyak fitur Tumblr yang tidak dapat digantikan oleh wadah lain.

Tumblr bukan hanya sumber konten belaka bagi kami untuk dikunjungi, ia merupakan rumah bagi banyak dari kami, penggiat banyak bidang terkait.

Bagi segelintir dari kami, hal ini dapat mudah diatasi dengan melakukan berbagai cara bypass. Namun bukan itu inti permasalahan kami, tetapi tentang bagaimana kawan-kawan di KEMKOMINFO mengambil sikap dalam keadaan seperti ini. Lebih pula tentang memberikan mayoritas netizen yang lain kesempatan untuk mengakses dan menciptakan konten berkualitas agar kami dapat berada di posisi serta peluang yang sama dengan netizen negara lain.

Kami mengerti bahwa sebagai patron utama bidang terkait, bapak dan kawan-kawan harus menghormati dikte dari undang-undang. Namun kami yakin ada jalan lain yang lebih baik daripada serta-merta memblokir seluruh konten yang ada dan merugikan mereka yang tak perlu dirugikan.

Kami mengerti pula bahwa maksud kawan-kawan di KEMKOMINFO adalah baik, yaitu untuk menjadi patron pelindung masyarakat umum dari konten yang buruk.

Namun, jika keputusan ini dijalankan, alih-alih menjadi figur yang diinginkan, kalian justru hanya menjadikan diri sebagai musuh besar para netizen dan penggiat industri kreatif.

Lukanya akan sangat dalam, dan entah kapan akan tertutup lagi. Mungkin tidak akan pernah.

Selamanya kalian hanya akan diingat sebagai pihak yang membantu mematikan distribusi konten kreatif netizen Indonesia.

Salam,
Seorang netizen dari Jakarta.

N.B. Tulisan ini tadinya ingin dimuat di halaman Tumblr saya, namun tampaknya tidak akan ada yang dapat membaca.